Breaking News:

Tahanan di Malaysia Minta Bantuan Pengacara Indonesia Asal Pekanbaru, Malah Berulah Palsukan Dokumen

Adapun kliennya tersebut, kini sedang tersandung kasus dan menjalani proses hukum di Malaysia

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nurul Qomariah
Tahanan di Malaysia Minta Bantuan Pengacara Indonesia Asal Pekanbaru, Malah Berulah Palsukan Dokumen
NET
Ilustrasi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Seorang pengacara muda di Pekanbaru bernama Suriyadi SH, MH menyatakan dirinya tak terlibat atas perbuatan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan kliennya.

Adapun kliennya tersebut, kini sedang tersandung kasus dan menjalani proses hukum di Malaysia. Dia bernama Boby alias Wei Jun An.

Boby merupakan tahanan Imigrasi Malaysia karena pemalsuan dokumen kependudukan. Warga keturunan China itu terancam hukuman seumur hidup di penjara.

Singkat cerita, Suriyadi pun berniat membantu Boby mendapatkan hak hukumnya.

Baca juga: Perbaikan Jalan Rusak di Wilayah Tapung Kampar Lambat Disebut Gara-gara Defisit Anggaran

Baca juga: Antisipasi Gangguan Jaringan, PLN Tembilahan Siagakan Personil Sambut Natal 2020 dan Tahun Baru 2021

Baca juga: ALAMAK Mahathir Dituding Jadi Biang Kerok Krisis Politik Malaysia, Apa Ya Tanggapan Mantan PM Ini

Suriyadi bertemu dengan pihak Boby pada awal 2020, sebelum pandemi Covid-19 melanda.

Boby bercerita dirinya sudah tidak bisa menjadi warga negara China, karena ditolak.

Begitu pula untuk menjadi warga negara Malaysia, karena melakukan pemalsuan dokumen.

Akhirnya, Boby menyatakan ingin keluar dari penjara dan mengutarakan niatnya menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) di Kota Dumai kepada Suriyadi.

Seiring prosesnya, Boby malah diduga berulah lagi.

Ia diduga telah melakukan pemalsuan dokumen berupa Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) atas namanya sendiri.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved