Breaking News:

Pilkada Serentak 2020 di Riau

Sempat Banyak Petugas KPPS Reaktif, KPU Pastikan Pilkada di Riau Tidak Terganggu

Petugas saat hari pencoblosan tetap positif covid-19 maka akan diganti. Demikian dikatakan Ketua KPU Riau Ilham Muhammad Yasir.

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: CandraDani
istimewa
Perwakilan Partai Politik membacakan deklarasi bersama untuk mewujudkan pelaksanan Pilkada yang aman damai serta kondusif di Riau digelar Rabu (2/12/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Riau tidak terganggu karena banyaknya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) reaktif saat digelar rapid tes sebelumnya.

Petugas saat hari pencoblosan tetap positif covid-19 maka akan diganti. Demikian dikatakan Ketua KPU Riau Ilham Muhammad Yasir.

Menurut Ilham sebelumnya sempat ada temuan banyaknya petugas yang reaktif pada saat dilakukan rapid tes sebagai syarat.

Terutama di Bengkalis sempat ratusan petugas hasilnya reaktif, namun menurut Ilham ada solusinya, yang reaktif langsung dilakukan uji swab.

Baca juga: Terdakwa Korupsi Ini Emosional Mendengar Kesaksian Bupati Kuansing, Tuduh Mursini Berbohong

Baca juga: Hasil Rapid Test Petugas KPPS Banyak Reaktif, KPU: Langsung Swab Test, Jika Positif Isolasi Mandiri

Begitu positif maka dilakukan isolasi selama dua pekan.

"Jika pada hari pencoblosan masih positif covid maka akan dilakukan pergantian antar waktu dengan yang lain,"ujar Ilham Muhammad Yasir.

Sebagaimana diketahui menurut Ilham ada sebanyak 75.130 orang petugas penyelenggara Pilkada yang akan bertugas pada hari pencoblosan 9 Desember 2020 mendatang.

"Semuanya sudah menjalani rapid tes dan bagi yang reaktif menjalani isolasi dan diuji swab, dan ada penggantian bila kondisinya masih positif,"ujar Ilham.

Baca juga: Jokowi sudah Tahu Benny Wenda Deklarasi Papua Barat Merdeka, DPR RI: TNI dan Polri Tegakkan Aturan

Baca juga: GAWAT, Kasus Ambruknya Turap Danau Tajwid Pelalawan Masuk Babak Baru, Segera Naik Ke Penyidikan

Seluruh petugas yang akan bertugas nantinya di TPS dipastikan sudah dalam keadaan negatif covid-19, petugas juga akan diberikan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

"Semua yang bertugas di TPS nanti sudah menjalani proses pemeriksaan covid, ini sebagai cara untuk pencegahan munculnya kluster di Pilkada menjalankan protokol kesehatan,"jelas Ilham.

Untuk petugas KPPS sendiri setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 7 orang termasuk satu pengamanan.(Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)
 

--

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved