Breaking News:

Terdakwa Korupsi Ini Emosional Mendengar Kesaksian Bupati Kuansing, Tuduh Mursini Berbohong

Kesaksian bupati Kuansing non aktif Drs H Mursini dipersidangan Tipikor Pekanbaru, membuat salah satu terdakwa emosional.

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Palti Siahaan
Bupati Kuansing non aktif Drs H Mursini kala memberi kesaksian dalam persidangan dugaan korupsi Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Kuansing anggaran APBD 2017 atau makan minum di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Kamis (3/11/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Kesaksian bupati Kuansing non aktif Drs H Mursini dipersidangan Tipikor Pekanbaru, membuat salah satu terdakwa emosional.

Terdakwa menyebut Mursini berbohong.

Kamis (3/12/2020), Mursini akhirnya datang ke pengadilan Tipikor Pekanbaru untuk berskasi di kasus dugaan korupsi di Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Kuansing anggaran APBD 2017 atau makan minum.

Ia bersaksi setelah Selasa (1/12/2020), ia mangkir dalam panggilan persidangan.

Sidang sendiri dipimpin majelis hakim Faisal SM MH. Jaksa penuntun umum yakni Kicky Arityanto, Samsul Sitinjak dan Roni Saputra.

Dalam kesaksiannya, Mursini membantah seluruh keterangan para saksi dan terdakwa yang menyebut ia menerima aliran dana.

Ia juga membantah memberi perintah pemberian uang ke sejumlah pihak.

Aliran dana sebesar Rp 150 juta untuk perobatan istrinya ke Malaka, Malaysia dibatah.

Soal perintah memberikan uang ke mantan anggota dewan Rosi Atali sebesar Rp 150 juta dan Musliadi sebesar Rp 500 juta, juga dibantah Mursini.

Juga soal perintah penyerahan uang ke sesorang di Batam sebanyak dua kali, dimana pertama sebesar Rp 500 juta dan kedua Rp 150 juta, juga dibantah.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved