Breaking News:

Berita Riau

Lagi, KPK Periksa 7 Saksi dari Supplier Tanah, Kasus Korupsi Jalan Lingkar Barat Duri Bengkalis

Plt Juru Bicara (Jubir) KPK, Ali Fikri menyebutkan, para saksi yang diperiksa Jumat (4/12/2020) ini, untuk melengkapi berkas perkara tersangka MNS

Penulis: Rizky Armanda | Editor: CandraDani
istimewa
Tim lapangan KPK mengambil sampel dan uji fisik jalan lingkar Pulau Bengkalis, Sabtu (26/01/2019). 

Mereka diantaranya Nurhayati TD, Tony Huang, Doni Lubuk Gaung, Yopie, CV Tiara Sakti, Ayong Bengkalis, dan Khairul.

Untuk diketahui, Muhammad Nasir merupakan terpidana kasus tindak pidana korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih. 

Mantan Kadis PUPR Bengkalis telah divonis 10 tahun 6, dan dibebankan membayar denda Rp600 juta subsider 6 bulan penjara, serta diwajibkan membayar uang pengganti kerugian negara sebanyak Rp2 miliar. 

Tak hanya itu saja, Muhammad Nasir juga menyandang status tersangka bersama Handoko Setiono dan Melia Boentaran selaku kontraktor dalam perkara dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Lingkar Bukit Batu-Siak Kecil. Perbuatan ketiganya telah merugikan negara sebesar Rp156 miliar.

Baca juga: Baru Terpakai 30 Persen, Pemprov Riau Siapkan 1.300 Tempat Tidur Untuk Isolasi Mandiri

Baca juga: Kabar Baik, Inilah Daftar Bantuan Pemerintah yang Diperpanjang hingga 2021: Kartu Prakerja, BLT UMKM

Sedangkan di proyek peningkatan Jalan Lingkar Pulau Bengkalis, nilai kerugian mencapai Rp126 miliar dengan tersangka M Nasir selaku PPK, Tirtha Adhi Kazmi selaku PPTK, I Ketut Surbawa selaku kontraktor, Petrus Edy Susanto selaku kontraktor, Didiet Hadianto selaku kontraktor dan Firjan Taufan selaku kontraktor. 

Sementara untuk proyek pembangunan Jalan Lingkar Timur Duri, nilai kerugian mencapai Rp41 miliar dengan tersangka M Nasir selaku PPK, Suryadi Halim alias Tando selaku kontraktor.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved