Breaking News:

Permohonan Aborsi Ditolak, Bocah 12 Tahun itu Melahirkan Bayi Kembar Hasil Rudapaksa

Mereka menuduh para pejabat "mengulur waktu" untuk memastikan satu-satunya pilihan adalah melahirkan.

Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Usianya masih 12 tahun, namun gadis belia ini adalah ibu dari dua bayi kembar. 

Ia adalah korban pemerkosaan saat usianya belum genap 12 tahun.

Ia melahirkan anak kembar setelah ditolak melakukan aborsi resmi.

Operasi dilakukan pada Gadis Belia itu di rumah sakit anak-anak Dr Hector Quintana di kota San Salvador di Argentina.

Gadis muda itu terpaksa menunggu hingga janin kembarnya mencapai tingkat kematangan tertentu sebelum operasi bisa dilakukan pada 29 November.

Dilansir dari Daily Star, dia sekarang telah ditempatkan di bawah pengawasan Ombudsman Anak karena "situasi hukum" orang tuanya, menurut pernyataan Jaringan Profesional Kesehatan untuk Hak untuk Memutuskan.

Pernyataan tersebut mengutuk operasi caesar yang dilakukan pada anak berusia 12 tahun itu, dengan mengatakan dia memiliki hak untuk melakukan aborsi legal mengingat usianya yang masih muda.

Ia terus mengkritik pihak berwenang di provinsi Jujuy, tempat operasi itu terjadi.

Prosedur tersebut akan meninggalkan bekas luka permanen pada tubuh korban pemerkosaan dan organisasi tersebut mengatakan hal itu dapat menyebabkan masalah psikologis di kemudian hari.

Mereka menuduh para pejabat "mengulur waktu" untuk memastikan satu-satunya pilihan adalah melahirkan.

Padahal, ada protokol khusus yang dijalankan dengan UNICEF yang mengizinkan remaja di bawah usia 15 tahun untuk mengakses aborsi legal.

Mereka mengatakan National Direction of Sexual Health menghubungi otoritas provinsi dan menawarkan untuk segera membantu gadis itu tetapi menemui penundaan.

Tidak jelas alasan apa yang diberikan pejabat untuk menunda kasus tersebut.

Belum ada laporan lebih lanjut tentang status si kembar saat ini atau kasus dugaan pemerkosaan yang melibatkan gadis berusia 12 tahun itu.

(*)

Editor: Guruh Budi Wibowo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved