Breaking News:

Penanganan Covid

Belajar Tatap Muka di pekanbaru Terkendala Alat Rapid Tes, Tak Semua Siswa Kebagian

Peserta didik di Kota Pekanbaru rencananya bakal belajar tatap muka pada awal tahun 2021.

Penulis: Fernando | Editor: Ilham Yafiz
Dokumentasi TribunPekanbaru/Dody Vladimir
Alat Rapid Tes 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Peserta didik di Kota Pekanbaru rencananya bakal belajar tatap muka pada awal tahun 2021.

Rencana ini seiring wacana belajar tatap muka dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Makarim.

Para peserta didik bakal menjalani rapid test sebelum memulai belajar tatap muka. Namun tidak semua anak bakal jalani rapid test.

Walikota Pekanbaru, Firdaus menyebut bahwa jumlah peserta didik untuk tingkat SD dan SMP mencapai ratusan ribu orang.

Ia menyebut tidak semua anak bakal mengikuti rapid test.

Ada sekolah yang bakal jadi sampel. Rapid test hanya berlangsung di sekolah yang menjadi sampel.

Mereka yang hasilnya reaktif bakal menjalani swab test. Proses belajar mengajar berlangsung setelah dua pekan pasca test.

"Alat test memang terbatas jadi tidak semua anak bisa dapat rapid test," terangnya kepada Tribun, Kamis (10/12/2020).

Firdaus pun mendorong Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru menghitung kebutuhan alat rapid test. Ia juga meminta nantinya tersedia alat rapid test siaga di puskesmas.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas memperkirakan kebutuhan alat rapid test bagi 2.500 peserta didik.
Ada sejumlah sekolah yang menjadi sampel dalam rapid test nanti.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved