Breaking News:

Berita Riau

Tak Hanya Mengecam, RSF Pertanyakan Izin Kapolres Pelalawan Pelihara Satwa Dilindungi

RSF menilai, AKBP Indra telah dengan sengaja menjadikan satwa yang dilindungi sebagai salah satu tontonan publik dengan konten penyiksaan hewan.

TribunPekanbaru/Doddy Vladimir
Dua satwa dilindungi Buaya Muara dan Kukang yang dipelihara oleh Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko diserahkan ke BBKSDA Riau, Jumat (11/12/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Rimba Satwa Foundation (RSF), lembaga pemerhati satwa dan lingkungan di Riau, menyatakan mengecam tindakan Kapolres Pelalawan, AKBP Indra Wijatmiko.

RSF menilai, AKBP Indra telah dengan sengaja menjadikan satwa yang dilindungi sebagai salah satu tontonan publik dengan konten penyiksaan hewan.

Dimana diketahui, video Kapolres diduga mengadu satwa owa, primata dilindungi dengan seekor anjing peliharaan, viral di media sosial (medsos) dalam beberapa hari terakhir.

"Sebagaimana kita tahu beliau yang seorang publik figur dan pejabat pemerintahan seharusnya memberikan contoh kepada masyarakat untuk melindungi satwa tersebut dan bukan malah sebaliknya," ujar Raafi Hardanu, Coordinator Campaign RSF.

Lanjut dia, seharusnya Kapolres Pelalawan juga tahu satwa owa termasuk satwa dilindungi oleh negara.

Tak hanya mengecam, dipaparkan Raafi, pihaknya juga turut mempertanyakan izin yang dimiliki Indra, mengenai jenis satwa dilindungi lainnya yang dipelihara oleh orang nomor satu di jajaran Polres Pelalawan itu.

Selain owa yang akhirnya mati, Indra diketahui juga memelihara satwa jenis buaya muara dan kukang.

2 satwa yang masih hidup itu, sudah diamankan oleh tim dari Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.

"Kami koordinasi, atas inisiatif dari Pak Kapolres (Pelalawan) yang memiliki satwa tersebut, diserahkan secara sukarela ke kami," ungkap Kepala BBKSDA Riau, Suharyono, Jumat kemarin.

"Kami melakukan penjemputan ke sana, saat ini kami sudah melakukan pemeriksaan medis terhadap satwa itu," sambung dia.

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved