Breaking News:

Beasiswa Tak Kunjung Cair, Mahasiswa Unjuk Rasa hingga Bakar Ban, Apa Kata BPKAD Kepulauan Meranti?

Aksi meahasiswa dilatarbelakangi karena tidak kunjung dicairkannya beasiswa Pemkab Kepulauan Meranti yang telah dijanjikan sebelumnya

Penulis: Teddy Tarigan | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Belasan mahasiswa kabupaten Kepulauan Meranti melakukan unjuk rasa di kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kepulauan Meranti, Senin (14/12/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KEPULAUAN MERANTI - Belasan mahasiswa Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan unjuk rasa di kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kepulauan Meranti Senin (14/12/2020).

Aksi mereka dilatarbelakangi karena tidak kunjung dicairkannya beasiswa Pemkab Kepulauan Meranti yang telah dijanjikan sebelumnya.

Selain melakukan orasi, masa aksi juga sempat membakar sebuah ban mobil di tengah jalan tepat di depan kantor BPKAD Kepulauan Meranti.

Akibatnya sebagian jalan sempat ditutupi oleh kegiatan massa.

Baca juga: BAWA Senjata Laras Panjang Rakitan saat Bobol Rumah di Tapung Hilir,Korban Derita Kerugian Rp80 Juta

Baca juga: Kerugian Negara Ditaksir Rp1,1 Miliar, Mulai Kapal Kayu hingga Ikan Teri Dimusnahkan BC Dumai

Baca juga: Satu Pelaku Masih di Bawah Umur, Curi Sepeda Motor yang Diparkir di Depan Rumah

Koordinator aksi unjuk rasa, Ilham mengatakan, sesuai dengan instruksi Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir melalui surat keputusan nomor 402.1/HK/KPTS/XII/2020 menyebutkan 845 dari 847 orang pemohon telah ditetapkan sebagai penerima beasiswa.

"Kami mahasiswa Kepulauan Meranti ingin meminta klarifikasi kepada BKPAD. Mengapa tenggat waktu yang diberikan untuk pencairan beasiswa tidak kunjung terealisasi," ujar Ilham.

Dirinya mengatakan terkait hal tersebut, mereka juga telah berkomunikasi dengan Bagian Kesejahteraan Masyarakat mengapa hal tersebut terjadi, namun tidak mendapat alasan yang jelas.

"Karena tenggat waktu yang telah diberikan, kamipun telah mengkonfirmasikan kepada Bagian Kesejahteran rakyat Pemda Kepulauan Meranti.”

“Bahwa ini sebelumnya telah dilipahkan kepada BPKAD, namun kami menunggu itikad baik selama 10 hari tidak juga dicairkan," tegasnya.

Selain meminta klarifikasi, Ilham juga meminta agar BPKAD menyampaikan permohonan maaf kepada mahasiswa karena terlambat menyalurkan beasiswa tersebut.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved