Breaking News:

BOLA LOKAL-Tagih Janji Kepolisian, Pilkada Serentak Sudah Usai, Bagaimana Nasib Liga Indonesia?

Manajer Klub Liga 2 AA Tiga Naga Hidayat mengatakan, pemerintah dan Kepolisian harus merealisasikan janji yang sudah disampaikan sejak awal

TRIBUN PEKANBARU / SYAFRUDDIN MIROHI
Manager Tiga Naga Hidayat bersama jajaran pelatih memberikan instruksi kepada pemain, saat menggelar latihan di Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai, Pekanbaru. (Foto Tiga Naga) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pilkada serentak sudah selesai digelar pada 9 Desember lalu. Pemerintah dan Kepolisian menegaskan, bahwa pesta demokrasi tersebut sukses dilaksanakan.

Bahkan tidak ada kluster baru, setelah Pilkada digelar.

Kondisi ini tentu disambut baik oleh semua kalangan.

Termasuk klub peserta Liga 1 dan Liga 2. Saat ini klub menagih janji Kepolisian, untuk menerbitkan izin kompetisi Liga.

Baca juga: Batas Terima Pasien di Hotel Isolasi Sampai 17 Desember,Satgas Covid-19 Pelalawan Mulai Lirik Vaksin

Baca juga: Pengantin Wanita Minta Maaf Seusai Nangis Lihat Mantan di Pestanya, Suami: Saya Maklumi

Baca juga: Diduga Terkait Perampasan Pajero dan Uang Rp 200 Juta, 3 Oknum Polisi Medan Diperiksa Propam Polda

Manajer Klub Liga 2 AA Tiga Naga Hidayat mengatakan, pemerintah dan Kepolisian harus merealisasikan janji yang sudah disampaikan sejak awal.

"Kita paham, karena masih ada tahapan Pilkada, yakni penghitungan suara dan penetapan calon," sebut Hidayat, Selasa (15/12 /2020) kepada Tribunpekanbaru.com .

Setidaknya, karena sudah banyak desakan tentang izin Liga ini, Kepolisian tidak menggantung harapan dari PSSI dan PT LIB.

Sebab, apa yang diminta terkait izin keramaian, dipastikan tidak melanggar protokol kesehatan.

Apalagi sekarang PSSI dan PT LIB, sudah menyiapkan langkah langkah untuk pelaksanaan Liga tersebut.

"Agar klub percaya Liga berjalan, setidaknya Polri sudah memberikan angin segar izin ini. Apalagi PSSI sudah berkirim surat ke Kepolisian.”

“ Jangan digantung lah keinginan pecinta sepakbola Tanah Air. Meski nanti dikeluarkan Januari, tapi sekarang berikan kami kepastian," harapnya.

Sejauh ini, PSSI optimistis Mabes Polri akan segera menerbitkan izin pelaksanaan lanjutan kompetisi, seiring rampungnya agenda Pilkada Serentak 2020 pada 9 Desember yang lalu.

Apalagi Kemenpora juga mendukung langkah PSSI mendapatkan izin Mabes Polri.

Ketua PSSI Mochamad Iriawan mengatakan, bahwa Menpora RI sendiri sudah berkomunikasi dengan Mabes Polri.

"Perihal ini sudah ada mekanisme dan ketentuan yang telah diatur pada surat yang telah diterbitkan PSSI," katanya.

Sponsor Makin Menjauh Gara-gara Tak Ada Kepastian Liga

Kondisi sepakbola Indonesia kini yang semakin buram, setelah belum adanya informasi terbaru dari PSSI dan PT LIB, membuat semua klub pasrah. Termasuk klub Liga 2, AA Tiga Naga.

Three Dragon mengaku melihat situasi sekarang, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa.

Termasuk halnya untuk menggaet sponsor, jika nantinya Liga jadi bergulir pada Februari 2021 mendatang.

"Kami dari manajemen tidak bisa melakukan apa apa sekarang. Kami pasrah saja," tegas Manajer AA Tiga Naga Hidayat, Minggu (13/12/2020) kepada Tribunpekanbaru.com .

Tiga Naga sadar sebagai tim promosi Liga 2 musim ini, tidak bisa seperti klub lainnya menggaet sponsor.

Bahkan sampai saat ini, belum ada satu pun sponsor yang dicari atau datang sendiri menawarkan diri.

Apalagi melihat kondisi yang tidak menentu saat ini.

Dipastikan tidak ada sponsor yang mau jor-joran, ingin membiayai klub, di tengah belum ada kepastian.

"Makanya kami harapkan secepatnya ada secercah kepastian kelanjutan Liga. Meski pun tak di Bulan Desember ini Polri bisa mengeluarkan izin, tapi di Bulan Januari, namun harus ada pernyataan resmi dari institusi Kepolisian tersebut.”

“ Jadi, kami pun dari klub bisa lega juga," kata Hidayat.

Bagi klub Tiga Naga sendiri, jika nanti Liga 2 bergulir sesuai konsep awal dari PT LIB yakni, selama dua bulan, mulai Februari hingga Maret, timnya dipastikan ikut.

"Untuk biaya, kalau pun nanti tidak ada sponsor, kita akan cari solusinya. Yang penting sekarang, kepastian Liga ini dulu.”

“ Mudah-mudahan nanti manajemen dan direksi bisa mendatangkan sponsor," akunya.

Sekadar diketahui, tim Three Dragon selama berlaga di Liga 3 musim lalu dikenal sebagai klub yang mandiri.

Pembiayaan tim langsung ditalangi Rudi Sinaga sebagai pemilik tim. Keseriusan Rudi Sinaga mengelola tim ini dibuktikan dengan keberhasilan tim promosi ke Liga 2 musim 2020.

Namun untuk di Liga 2 ini, karena naik kasta, bagaimanapun membutuhkan dana yang lebih banyak di banding saat bermain di Liga 3 lalu.

Makanya, tim sepakbola profesional yang kini memang menjadi lahan bisnis, membutuhkan sponsor.

Terutama untuk menopang dan sebagai penambah pendanaan tim sepanjang musim bergulir.

Di awal musim Tiga Naga sempat menjalin komunikasi dengan tiga perusahaan di Riau untuk kerjasama sebagai sponsor.

Namun saat itu, Manajemen tidak mau membeberkan nama tiga perusahaan yang menjadi calon sponsor Tiga Naga tersebut.

Yang pasti di tengah perjalanan, satu sponsor appreal untuk konstum tim dari Jawa, berhasil didapatkan.

( Tribunpekanbaru.com / Syafruddin Mirohi )

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved