Breaking News:

DPRD Pekanbaru

DPRD Pekanbaru Sudah Sahkan Perda Pelayanan Kesehatan, Ini Harapan Kepada RSUD Madani

Dengan sudah disahkannya menjadi Perda, diharapkan memberikan dampak positif dalam pelayanan rumah sakit di Kota Pekanbaru.

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pansus DPRD Pekanbaru sudah mengesahkan Ranperda Perubahan atas Perda Kota Pekanbaru No 4 Tahun 2012, tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan, menjadi Perda Kota Pekanbaru.

Dengan sudah disahkannya menjadi Perda, diharapkan memberikan dampak positif dalam pelayanan rumah sakit di Kota Pekanbaru.

Terutama Puskesmas dan RSUD Madani Pekanbaru.

RSD Madani Pekanbaru
RSD Madani Pekanbaru (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY)

Ketua Pansus DPRD Pekanbaru Ruslan Tarigan SPd berharap, agar RSUD Madani ke depannya, lebih bisa mandiri dalam menjalankan operasional rumah sakit.

Namun pelayanan prima menjadi unsur penting, tetap menjadi prioritas.

"Kita harapkan lebih mandiri dan profesional. Rumah sakit harus meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat, apalagi nantinya sudah dipungut retribusi pelayanannya," tegas Ruslan kepada Tribunpekanbaru.com.

Ketua Pansus Retribusi Pelayanan Kesehatan Ruslan Tarigan SPd (kanan) foto bersama pimpinan DPRD Pekanbaru, Asisten I Azwan, usai mengesahkan Ranperda Retribusi Pelayanan Kesehatan menjadi Perda Kota Pekanbaru, Senin kemarin.
Ketua Pansus Retribusi Pelayanan Kesehatan Ruslan Tarigan SPd (kanan) foto bersama pimpinan DPRD Pekanbaru, Asisten I Azwan, usai mengesahkan Ranperda Retribusi Pelayanan Kesehatan menjadi Perda Kota Pekanbaru, Senin kemarin. (Tribun Pekanbaru/Syafruddin Mirohi)

Politisi PDI-P ini meminta, agar pengelolaan manajemen rumah sakit ke depan, lebih baik lagi.

Jangan terus menerus mengandalkan subsidi dari pemerintah.

"Jika perlu kejar pelayanan yang lebih baik lagi dari sekarang. Jangan ada lagi pemikiran dari masyarakat, rumah sakit pemerintah tidak bagus pelayanannya. Pemikiran ini harus diberangus dan RSUD Madani membuktikannya," harapnya.

Mengenai pengobatan masyarakat sendiri, kata Ruslan lagi, sejauh Perda ini dievaluasi dan belum masuk lembar daerah, masyarakat masih gratis berobat.

"Ini juga harus kita sosialisasikan kepada masyarakat. Jangan langsung retribusi dipungut. Paling tidak untuk beberapa bulan tahun depan, Diskes bersama RS Madani harus total melakukan sosialisasi," tegasnya.

Penanggung jawab Pansus Perda Retribusi Pelayanan Kesehatan DPRD Pekanbaru Ginda Burnama ST meminta, agar kedepannya RS Madani bisa berdikari.

Sebenarnya, subtansi dari Perda Retribusi Pelayanan Kesehatan tersebut,  lebih mengarah terhadap asuransi untuk pelayanan kesehatan dalam peningkatan pembayaran asuransi pihak ketiga.

"Kan ada kerjasama dengan BPJS dan asuransi lainnya. Itu yang harus dikejar," sarannya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).

-------------------------------------------------------------

Target Pansus DPRD Pekanbaru Sahkan 9 Ranperda Tahun Ini Tak Terealisasi, Ini Komentar Bapemperda

Target Pansus DPRD Pekanbaru untuk bisa mengetuk palu 9 Ranperda yang dibahasnya tahun 2020 ini, nampaknya tidak terealisasi.

Halaman
12
Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved