Breaking News:

705 Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru Di-Rapid Tes Antigen

Kebijakan tersebut mewajibkan seluruh penumpang yang ingin terbang lewat jalur udara melakukan rapid Tes Antigen di Bandar Udara.

Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: Guruh Budi Wibowo
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Calon penumpang saat mengikuti rapid test antigen di area Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Selasa (22/12/2020). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir)  

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kasus Covid-19 di dunia terus terjadi penambahan. Bahkan di sejumlah negara, seperti Jepang dan Kores Selatan, angka kasus Covid-19 terlihat melonjak.

Indonesia telah membuat sejumlah kebijakan untuk menekan kasus Covid-19.

Pemerintah Indonesia baru-baru ini mengubah syarat perjalanan transportasi udara.

Kebijakan tersebut mewajibkan seluruh penumpang yang ingin terbang lewat jalur udara melakukan rapid Tes Antigen di Bandar Udara.

Untuk itu Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, sudah menyediakan layanan rapid test antigen.

Sebanyak 705 Penumpang melakukan Rapid Tes Antigen mulai dari 19 - 21 Desember 2020 di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru.

Penanggung Jawab Rapid Tes Antigen di Bandara SSK II, Pekanbaru, dr Rozi Agus mengatakan hari pertama diadakan Rapid Tes adalah hari paling banyak penumpang melakukan tes ini.

"Pada hari pertama, 19 Desember ada 280 orang yang melakukan Rapid Tes Antigen, hari kedua 260 penumpang dan hari ketiga 165 penumpang," ujar dr Rozi Agus, Rabu (23/12/2020).

Dia juga menambahkan untuk hasil dari Rapid Tes Antigen sangat cepat berkisar 10-20 Menit, namun karena kondisi penumpang yang banyak membuat hasil Rapid Tes Antigen sedikit tertunda.

Dan untuk harga yang harus dibayar penumpang menjalani rapid tes antigen ini hanya sebesar Rp200 ribu per orang.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved