Breaking News:

Libur Nataru, Dua Daerah di Riau Atur Strategi Cegah Covid-19

Untuk mencegah penyebaran wabag Covid-19 di Inhil, pemerintah setempat meminta warganya untuk tidak liburan ke luar daerah. 

Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Petugas kepolisian Polsek Tenayan Raya sedang memasang masker kepada warga yang melintasi Jalan Lintas Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Senin (7/12/2020). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir)  

TRIBUNPEKANBARU.COM - Natal dan Tahun Baru tinggal menghitung hari. Untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), dua daerah di Riau mulai atur strategi. 

Dua daerah tersebut yaitu, Indragiri Hilir (Inhil) dan Kota Dumai.

Untuk mencegah penyebaran wabag Covid-19 di Inhil, pemerintah setempat meminta warganya untuk tidak liburan ke luar daerah. 

Selain itu, Dinas Kesehatan setempat juga telah membentuk tim kesehatan yang bakal dikerahkan di 30 Puskesmas dan Pustu.

“Dan Posko ini tentu telah  bekerjasama dengan lintas sektor terkait yakni TNI-Polri, Satpol PP, BPBD dan yang tergabung dalam Tim Gugus Covid-19 Inhil,” tutur Plt Kadis Kesehatan Inhil, Rahmi Indrasuri, Kamis (24/12/2020).

Sementara itu di Kota Dumai, Plh Walikota Dumai, Herdi Salioso mengatakan telah menerbitkan surat edaran yang melarang adanya kegiatan yang menimbulkan kerumunan, seperti pesta kembang api, konvoi dan lain sebagainya selama libur Nataru.

Ia juga meminta seluruh pengurus ibadah untuk memperketat protokol kesehatan.

Lebihlanjutdijelaskanya, dalam surat edaraan tersebut, pemerintah menghimbau bagi seluruh pengurus rumah ibadah yang melaksanakan perayaan Natal dan Tahun Baru, tetap dapat membuka rumah ibadah guna menjalankan ibadah, dengan tetap menjaga protokol kesehatan di tempat ibadah. 

"Kita sudah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menindak kegiatan perayaan malam pergantian tahun yang dapat mengumpulkan masa atau kerumunan," katanya.

Ia juga mengintruksikan seluruh Camat dan Lurah hingga RT untuk mengawasi protokol kesehatan di tengah-tengah masyarakat.

"Camat hingga RT harus awasi masyarakat, pastikan mereka memakai masker dan menjaga jarak," katanya.

(*)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Guruh Budi Wibowo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved