Breaking News:

Tenggelamnya Kapal Banawa di Danau PLTA Koto Panjang Masih Diselidiki, 5 Orang Sudah Diperiksa

Reskrim Polres Kampar telah memeriksa lima orang sebagai saksi terkait tenggelamnya kapal Banawa Nusantara di Danau PLTA Koto Panjang, Kampar.

Istimewa/dishub.kamparkab.go.id
Kapal Banawa Nusantara 58 yang tenggelam di Danau PLTA Koto Panjang, Kampar beberapa hari lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Sebanyak lima orang saksi diperiksa maraton oleh Reskrim Polres Kampar terkait tenggelamnya Kapal Banawa Nusantara di Danau PLTA Koto Panjang akhir pekan lalu.

Kasatreskrim Polres Kampar, AKP Berry Juana Putra, Rabu (23/12) mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi pada peristiwa tersebut.

Menurutnya, dari pemeriksaan yang dilakukan saat ini tidak menutup kemungkinan sejumlah pejabat dinas akan diperiksa.

Baca juga: Tenggelamnya Kapal Banawa Nusantara,Jenazah Diantar Dalam Kondisi Tak Layak, Keluarga Korban Kecewa

Berry mengatakan subtansi penyelidikan yang dilakukan dalam peristiwa kecelakaan ini adalah kelayakan Kapal Banawa Nusantara 58 dan dugaan kelalaian sehingga menimbulkan korban jiwa dalam terbaliknya kapal tersebut.

Ia menuturkan UU Pelayaran kemungkinan dikenakan dalam peristiwa kecelakaan kapal.

Sebelumnya saat konfrensi pers tenggelamnya Kapal Banawa Nusantara yang diadakan Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesi (ASPPI) Riau di Hotel Pangeran Pekanbaru, Selasa (22/12), Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kampar, David sempat menuturkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kampar menerima layak ataupun tidak layak kapal hibah dari Kementerian Perhubungan RI tersebut.

Ketika ditanya terkait apakah kapal sudah ada izin pelayaran dirinya mengatakan itu menjadi kewenangan Dinas Perhubungan Kampar.

Dalam Konfrensi Pers tersebut ia juga sempat melemparkan pernyataan bahwa Kapal Banawa Nusantara dalam kondisi mengalami kerusakan dan dilakukan pembenahan sebelum digunakan dalam agenda acara Coffe Morning Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kampar.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kampar, Amin Filda menjelaskan bahwa masalah izin pelayaran Kapal Banawa Nusatara diurus ke Dinas Perhubungan Provinsi Riau.

"Karena saat serah terima kapal tersebut kita sudah menyampaikan kepada Dinas Pariwisata, bahwa mereka harus mengurus izin," tuturnya.

Baca juga: Ditanya Kelaikan Kapal Banawa Nusantara, Disparbud dan Dishub Kampar Saling Lempar Tanggung Jawab

Halaman
123
Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved