Breaking News:

Tak Biarkan Korupsi 'Merajalela' di Siak, Kejati Riau Kini Usut Dugaan Korupsi di Bagian Kesra Siak

Kejati Riau terus bekerja keras mengungkap tindakan-tindakan korupsi di pemerintahan Kabupaten Siak.

Net
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kejati Riau terus bekerja keras mengungkap tindakan-tindakan korupsi di pemerintahan Kabupaten Siak.

Artinya, setelah terungkapnya kasus korupsi yang dilakukan oleh mantan Kepala Bappeda Siak, Yan Prana Jaya, kini Kejati membidik dugaan korupsi lainnya di Kabupaten itu.

Dugaan korupsi, disinyalir terjadi di era kepimpinan Syamsuar -Gubernur Riau sekarang- saat masih menjabat sebagai Bupati Siak.

Salah satu perkara yang sudah ditetapkan tersangkanya, adalah dugaan rasuah anggaran rutin di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) tahun 2014-2017, di Kabupaten berjuluk Kota Istana itu.

Adapun tersangka dalam perkara ini adalah Yan Prana Jaya, mantan Kepala Bappeda Siak, yang kini menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau.

Akibat perbuatan yang dilakukan orang nomor tiga di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau itu, negara terindikasi merugi Rp1,8 miliar.

Usai kasus Bappeda, jaksa kini fokus menangani perkara dugaan korupsi lainnya di Siak.

Salah satu yang kini sedang digesa penanganannya, yakni dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial di Bagian Kesra Setdakab Siak.

Perkara yang sudah masuk tahap penyidikan ini, masih terus berproses.

Terbaru, tim jaksa penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Riau selaku pihak yang menangani perkara, saat ini tengah menunggu laporan transaksi keuangan dalam penyaluran bansos bermasalah tersebut kepada masyarakat.

Halaman
1234
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Hendri Gusmulyadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved