Breaking News:

Antisipasi Meningkatnya Peredaran Narkoba Jelang Akhir Tahun, Ini yang Dilakukan Polda Riau

dalam rangka mengantisipasi meningkatnya kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap barang haram.

Tribunpekanbaru.com/RizkyArmanda
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi saat melihat senpi yang disita dari para pelaku narkoba, Senin (16/11/2020) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Riau, akan menggencarkan pelaksanaan operasi pemberantasan narkoba, khususnya jelang akhir tahun 2020 ini.

Hal ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi meningkatnya kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap barang haram.

Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, secara tegas menyatakan, pihaknya terus berupaya melakukan deteksi terhadap kegiatan-kegiatan yang terindikasi terlarang tersebut.

"Kita akan terus lakukan operasi di akhir tahun ini. Karena ada kecenderungan masyarakat yang ingin merayakan tahun baru, dengan berbagai macam pemikiran," ucap Agung, Sabtu (26/12/2020).

"Ada yang pemikiran sehat tentunya merayakan (tahun baru) bersama keluarga di rumah. Ada juga pemikiran lain, dia ingin berkumpul dengan teman-temannya karena ajakan, karena dorongan, dan kemudian muncul penyalahgunaan narkoba," sambung Kapolda Riau.

Baca juga: Kompak Edarkan Narkoba, Ayah dan Anak Warga Inhu yang Simpan 11 Paket Sabu Ditangkap Polisi

Baca juga: Ada Kode 555, Ini Fakta-fakta Penangkapan Sindikat Narkoba di Petamburan,Ada Dugaan Biayai Terorisme

Baca juga: BNNP Riau Ungkap 52 Kasus Narkoba Selama 2020, Banyak Dikendalikan Napi Dari Dalam Lapas

Disebutkan Jenderal bintang dua itu, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk pencegahan.

"Langkah kita, kita akan mendeteksi, itu hal utamanya. Deteksi kita terhadap kerumunan ini, kita ingin tekankan, karena kerumunan bukan hanya mereka yang ingin berpesta, tapi ada kerumunan lain yang berpotensi (terjadi penyalahgunaan narkoba)," urai Agung.

Ia menambahkan, beberapa waktu belakangan jajarannya juga sudah sukses mengungkap kasus narkoba yang cukup besar.

Dipaparkannya, para bandar besar sepertinya melihat momentum yang tepat untuk menyelundupkan narkoba ke Riau.

Hal ini lantaran kepolisian, sedang menyelenggarakan operasi pengamanan rangkaian Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di 9 Kabupaten dan Kota. Tentunya banyak menguras tenaga dari anggota Polri.

"Tapi kita tidak ingin kecolongan. Kita sudah berhasil menangkap pemasok dan pengedar sabu dari seberang (Malaysia, red)," pungkasnya.

(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Baca juga: Erdogan Beri Syarat Berat Untuk Israel Jika Ingin Menjalin Hubungan Diplomatik

Baca juga: Dinkes Pekanbaru Ingatkan Faskes Jangan Patok Harga Tinggi Rapid Test Antigen

Baca juga: Ini Maklumat Kapolri Tentang Pencegahan Covid-19 Saat Libur Nataru, Patuhi Protokol Kesehatan

Baca juga: Ucapan Anak 2 Tahun Ini Luluhkan Hati Ayahnya yang Ingin Bunuh Diri: Bentar Lagi Teteh Ulang Tahun

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved