Breaking News:

Kisah Haru, Sempat Rekam Bencana Tsunami Aceh, Fotografer Ini Justru Kehilangan 2 Anak Kandungnya

Setelah mencari sana sini, akhirnya ia menemukan istri dan dua anaknya yang berpegangan di pagar yang tidak jauh dari rumahnya. Si bayi tidak ia lihat

Editor: CandraDani
DOKUMEN HARIAN SERAMBI INDONESIA
Bedu Saini, Fotografer Serambi Indonesia dan hasil potret peristiwa yang sempat diabadikan ketika bencana Tsunami melanda Aceh 26 Desember 2004. (Serambi/Bedu Saini) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Tanggal 26 Desember menjadi sebuah lembaran duka dalam sejarah Indonesia, khususnya bagi masyarakat Aceh.

Di pengujung tahun 2004, tepatnya pada Minggu 26 Desember 2004 sekitar pukul 08.30 WIB, sepanjang 800 km wilayah pesisir barat Aceh diluluh lantak oleh gelombang tsunami, setelah beberapa saat sebelumnya diguncang gempa dahsyat berkekuatan 9 SR.

Ratusan nyawa manusia menjadi korban dari bencana mahadahsyat di abad ini.

Kini, 16 tahun berlalu sudah, namun peristiwa yang begitu memilukan dan menyayat hati ini masih menyimpan luka mendalam bagi masyarakat Aceh.

Sebuah arsip berita Harian Serambi Indonesia edisi Sabtu 15 Januari 2005 telah mengisahkan sebuah cerita dari salah seorang fotografer Serambi Indonesia yang menjadi salah satu korban tsunami Aceh.

Baca juga: Kisah Anak Bernama Tsunami, Lahir Saat Tsunami Aceh, Ibunya Sempat Lari ke Bukit Selamatkan Diri

Mesjid di Aceh berdiri tegak usai disapu tsunami
Mesjid di Aceh berdiri tegak usai disapu tsunami (kompas.com)

Sebuah kisah yang cukup inspiratif dari seorang jurnalis yang juga berperan sebagai seorang suami sekaligus ayah.

Di tengah bencana alam dahsyat yang melanda, dirinya menyempatkan diri meliput fenomena alam yang ternyata juga ikut mengorbankan keluarganya.

Artikel kisah ini kami turunkan kembali menjelang peringatan 16 tahun bencana Tsunami Aceh 2004, dalam topik “Kilas Balik Tsunami Aceh”.

Dalam berita Harian Serambi Indonesia edisi 15 Januari 2005, artikel ini diterbitkan dengan judul Kisah Fotografer Serambi Indonesia, Bedu Saini Kini Menemukan Jiwanya kembali.

Baca juga: Kisah Si Cacat Selamat dari Tsunami Aceh, 1 Kilometer Diseret Ombak Tsunami hingga Kumandangkan Azan

Kisah Fotografer Serambi Indonesia, Bedu Saini Kini Menemukan Jiwanya kembali

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved