Breaking News:

Kesadaran untuk Rehabilitasi Pecandu Narkoba Masih Rendah, Kepala BNNK Dumai Imbau Warga Melapor

AKBP Parulian menjelaskan, selama 2020 ini terdapat 30 pengguna narkotika yang secara sadar bersama keluarga datang ke BNN untuk rehabilitasi

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Dumai AKBP Parulian saat menggelar konferensi pers. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Kesadaran masyarakat untuk melakukan rehabilitasi terhadap keluarganya yang menggunakan narkoba masih sangat rendah.

Demikian diungkapkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Dumai AKBP Parulian.

Masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa pengguna narkotika merupakan aib di suatu keluarga.

Bahkan sampah bisa mempengaruhi orang lain untuk ikut terlibat dalam narkoba.

Baca juga: Tembus Angka Angka 96,43 Persen, Realisasi Fisik APBD Pemerintah Provinsi Riau Lampau Target

Baca juga: Tahun 2020 Tinggal Menghitung Hari, BPBD Sebut Kampar Masih Aman dari Bencana Alam

Baca juga: Kampung AMMI Inhil Siapkan Bibit Lele untuk Bantu Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19

Ia menambahkan, masyarakat atau keluarga masih menganggap bahwa ‎keluarganya yang terjebak atau menggunakan narkoba merupakan aib.

Sehingga enggan untuk melaporkannya atau merehabilitasi yang bersangkutan ke BNNK Dumai.

"Padahal pengguna narkotika ada korban yang harus diselamatkan dan bisa disembuhkan kalau memang ada niat sembuh dari korban serta dorongan keluarga dan lingkungan," katanya, Selasa (29/12/2020) saat menggelar pers rilis di kantornya.

‎Dirinya meminta masyarakat jangan memandang miring pengguna narkoba.

Karena mereka hanyalah korban yang harus disembuhkan, dengan jalan direhabilitasi secara rutin dan pengawasan dari yang berkompeten.

AKBP Parulian menjelaskan, selama 2020 ini terdapat 30 pengguna narkotika yang secara sadar bersama keluarga datang ke BNN untuk mendapatkan rehabilitasi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved