Libur Tahun Baru, Istana Siak Tetap Buka Bagi Wisatawan
Pemkab Siak tetap membuka istana Siak dan sejumlah objek wisata lainnya selama libur tahun baru 2021.
Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ilham Yafiz
TRIBUNPEKANBARU.COM - Pemkab Siak tetap membuka istana Siak dan sejumlah objek wisata lainnya selama libur tahun baru 2021.
Dibukanya objek wisata andalan Siak ini dengan memperhatikan protokol kesehatan.
“Sesuai keputusan Pak Bupati, istana Siak beserta sejumlah objek wisata lain yang ada di Siak tetap dibuka untuk umum. Pengawasan protokol kesehatan saja yang kita perketat,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Arfan Usman, Rabu (30/12/2020).
Kebijakan itu diambil untuk memberikan peluang kepada masyarakat Siak mendapatkan penghasilan. Namun dalam tataran dan pola new normal, aktivitas tetap lancar namun aman dari Covid 19.
Sebelumnya Asisten I Setdakab Siak L Budhi Yuwcono menerangkan, istana Siak yang menjadi ikon wisata bersejarah di Siak tetap dibuka. Penjagaan dilaksanakan secara ketat, serta diberlakukan peneguran kepada pengunjung yang mengabaikan protokol kesehatan.
“Petugas akan meminta wisatawan memakai masker. Kalau tidak memakai mcasker dilarang masuk ke istana atau objek wisata lainnya yang ada di Siak. Jika dibuka setelah masuk, petugas akan menegurnya agar masker tetap dipasang,” kata Budhi.
Selain diwajibkan memakai masker, seluruh pengunjung juga diwajibkan mencuci tangan terlebih dahulu. Fasilitas cuci tangan sudah disediakan di pintu masuk Istana serta pintu masuk objek wisata lainnya.
Wisatawan harus menjaga jarak saat berada di objek wisata, tidak diperkenankan berkerubung. Jika ada yang berkerubung atau berkerumun di suatu objek yang dilihat maka petugas akan datang untuk memberikan teguran.
“Di istana Siak dibatasi jumlah yang masuk. Paling banyak hanya 25 orang dalam waktu lebih kurang 30 menit,” kata dia.
Baca juga: Tiba-tiba Gisel Religius, Kutip Isi Alkitab, Michael Yukinobu de Fretes: Hidup Harus Tetap Berjalan
Baca juga: Dor! Oknum Polisi Bunuh Diri, Terlebih Dulu Tembak Anak dan Istri
Baca juga: Jika Amerika Tak Mau Ekonominya Terpuruk, Media China Beri Saran Perbaiki Hubungan dengan China
Rombongan lain akan mengantre untuk masuk ke istana di lokasi yang sudah disediakan. Setelah 30 menit berkeliling di dalam istana Siak, maka petugas akan mengarahkan agar wisatawan itu segera keluar.
“Setelah keluar maka wisatawan lainnya diperkenankan masuk dengan durasi waktu yang sama,” kata dia.
Sejumlah objek wisata di kabupaten Siak yang menjadi andalan adalah Istana Siak, makam sultan Syarif Kasim II, makam Koto Tinggi dan Tangsi Belanda di kecamatan Mempura.
Biasanya pada liburan Nataru, jumlah kunjungan ke Siak meningkat. Budhi memprediksi hal tersebut pasti akan terjadi sehingga perlu ada pembatasan -pembatasan demi melindungi diri dari potensi penyebaran Covid 19.
“Jadi ini semua perlu kerja sama bersama, agar protokol kesehatan itu dalam diterapkan,” kata dia.
Pemkab Siak juga sudah mempunyai perda tentang penerapan protokol kesehatan, demi melindungi masyarakat dari Covid 19.
( TribunPekanbaru.com / Mayonal putra )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ustadz-abdul-somad-berkunjung-ke-istana-siak-ini-pesannya-hari-pertama-dikunjungi-140-wisatawan.jpg)