Breaking News:

DITUDING Lakukan Kerja Paksa, Minyak Sawit dari Sime Darby Malaysia Dilarang Masuk Amerika Serikat

Amerika Serikat melarang impor minyak sawit mentah (CPO) dari produsen Malaysia Sime Darby Plantation

Istimewa
Ilustrasi kelapa sawit. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KUALA LUMPUR - Dituduh melakukan kerja paksa dalam proses produksi, perusahaan di Malaysia kena imbasnya.

Dengan latar belakang tuduhan itu, Amerika Serikat melarang impor minyak sawit mentah (CPO) dari produsen Malaysia Sime Darby Plantation.

Hal itu diputuskan oleh Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat .

Larangan terhadap Sime Darby, yang dipandang sebagai pelopor dalam minyak sawit yang diproduksi secara berkelanjutan dapat semakin merugikan industri.

Di mana perusahaan tersebut telah menghadapi tuduhan tentang pelanggaran ketenagakerjaan dan hak asasi manusia.

Baca juga: PROMO Nanas Golden Madu di Hypermart Mal SKA, Jadi Rp 22.900, Rasa Manis Kaya Vitamin C

Baca juga: Ternyata Gisel Rekam Video Panas dengan MYD dalam Kondisi Mabuk, Polisi Panggil Gisel dan Sosok MYD

Baca juga: FPI Bubar, FPI Baru Muncul, Dideklarasikan 19 Ulama dan Tokoh, Aziz Yanuar: Tidak Mengubah Struktur

Minyak sawit digunakan dalam segala hal mulai dari makanan hingga kosmetik dan biodiesel.

Minyak sawit terutama diproduksi di Malaysia dan Indonesia, di mana produsen juga disalahkan atas deforestasi skala luas dan perusakan habitat.

Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (CBP) AS mengatakan telah mengeluarkan perintah menahan pembebasan, yang akan memungkinkannya untuk menahan pengiriman.

Berdasarkan kecurigaan keterlibatan kerja paksa di bawah undang-undang AS yang telah lama berlaku yang bertujuan untuk memerangi perdagangan manusia, pekerja anak dan penyalahgunaan hak asasi manusia lainnya.

Demikian dikutip dari Reuters, Rabu (30/12/2020).

"Penerbitan perintah pelepasan hak terhadap minyak sawit Sime Darby Plantation didasarkan pada informasi yang secara wajar menunjukkan adanya semua 11 indikator kerja paksa Organisasi Buruh Internasional dalam proses produksi Perkebunan Sime Darby," kata CBP dalam sebuah pernyataan.

Halaman
1234
Editor: Nurul Qomariah
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved