Breaking News:

ANJLOK, Pendapatan Sektor Pariwisata Siak Riau Selama 2020 Hanya Rp 533 Juta Lebih

Kepala Dinas Pariwisata Siak Fauzi Asni mengatakan, pendapatan dari biang wisata jauh di bawah target

Tribunpekanbaru.com/Mayonal putra
Pengunjung asal Sumatra Barat memasuki kawasan Istana Siak, Kamis (31/12/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata di Kabupaten Siak selama 2020 anjlok.

Hal tersebut disebabkan lamanya objek wisata berbayar yang ada di Kabupaten Siak tutup karena Virus Corona.

Kepala Dinas Pariwisata Siak Fauzi Asni mengatakan, pendapatan juga jauh di bawah target.

Pihaknya menghitung pendapatan tersebut selama setahun hanya Rp533.975.000.

Jumlah kunjungan ke istana Siak dan Tangsi Belanda hanya 63.232 tiket selama 2020.

Baca juga: Antrean Padat, Pelabuhan Penyeberangan RoRo Ramai di Awal 2021,Didominasi Kendaraan Keluar Bengkalis

Baca juga: Puluhan Miliar Potensi Pendapatan Daerah dari Kendaraan Bermotor di Riau Hilang Akibat Covid-19

Baca juga: BOLA LOKAL- Awali 2021, Ini Harapan Penting dan Doa Klub Sepakbola Terhadap Kompetisi di Indonesia

"Target kita untuk tiket masuk ke istana Siak saja sebesar Rp 2 miliar. Karena pada bulan Maret mulai pandemi Covid -19 mengharuskan istana Siak dan objek wisata lain ditutup," kata dia, Jumat (1/1/2021).

Sementara pada 2019, PAD dari sektor wisata ini mencapai Rp 1,5 miliar.

Penyumbang terbanyak dari tiket masuk ke dalam Istana Siak.

Dengan banyaknya capaian 2019, membuat anggota dewan menekan Dinas Pariwisata untuk mencapai target sebesar Rp 2 miliar.

"Penetapan target itu sama sekali belum memikirkan akan tibanya Virus Corona di daerah kita," kata dia.

Halaman
123
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved