Breaking News:

Pasangan Suami Istri Dianiaya Pakai Parang, Ingin Melerai, Keponakan Juga Kena Sabetan

Pasangan suami isteri (Pasutri) di Palopo bersama kemanakannya menjadi korban penganiayaan di Kecamatan Wara Selatan, Palopo, Sulsel

Editor: M Iqbal
Gambar oleh CESAR AUGUSTO RAMIREZ VALLEJO dari Pixabay
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pasangan suami istri di Palopo menjadi korban penganiayaan.

Selain itu, keponakan yang ingin melerai juga mengalami hal yang sama.

Mereka dianiaya mengunakan parang.

Korban saat itu mengingatkan pelaku yang mabuk agar pulang ke rumah.

 

Namun diduga tersingungg pelaku malah mengambil parang dan menyabet korban.

Pasangan suami isteri (Pasutri) di Palopo bersama kemanakannya menjadi korban penganiayaan di Kelurahan Binturu, Kecamatan Wara Selatan, Palopo, Sulsel, Jumat (1/1/21) pukul 1.30 dinihari.

Pasutri yang menjadi korban yakni Syamsuddin (51), dan Subaedah (48). Mereka dilarikan ke Rumah Sakit Mega Buana Palopo dengan menggunakan mobil patroli Polsek Wara Selatan.

Salah satu korban Naufal (17) kemanakan dari pasutri ini mengaku dirinya hanya melerai antara pelaku dengan korban (Pasutri), namun dirinya justru ikut terkena sabetan.

“Hanya melerai ji ka antara ini pelaku dengan korban (Pasutri), tapi kena ka juga parang, pelakunya kabur,” ungkapnya kepada wartawan.

Korban Naufal mengalami luka robek pada bagian dada kiri.

Baca juga: Pria Ini Kepergok Sedang Betulkan Celana di Dekat Gadis 8 Tahun, Ternyata Sudah Berulang Kali

Baca juga: Palsukan Cabai Rawit Merah dengan Cat Semprot, BN Ngaku Hanya Iseng, yang Disemprot Cuma 5 KG

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved