22 Orang Terduga Teroris Ditangkap di Riau Selama Tahun 2020
Penangkapan dilakukan oleh tim dari Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri atau Densus 88, dibantu jajaran kepolisian yang ada di Riau.
Penulis: Rizky Armanda | Editor: M Iqbal
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sepanjang tahun 2020 lalu, ada 22 orang pelaku terduga teroris yang ditangkap di Provinsi Riau.
Penangkapan dilakukan oleh tim dari Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri atau Densus 88, dibantu jajaran kepolisian yang ada di Riau.
"Semua kasus terorisme itu ditangani oleh Densus 88. Kaitannya dengan penanganan terorisme itu Densus 88. Ada 22 orang yang ditangkap di Riau," kata Kapolda Riau, Irjen Agung Setya Imam Effendi.
Baca juga: Densus 88 Bongkar Proses Latihan Teroris di Bandungan, Rekrut Pemuda Cerdas Jadi Pasukan Khusus
Baca juga: Obat Kuat yang Dibeli Tak Manjur, Pria Ini Ancam Pakai Pisau, Kakek Penjual Syok Lalu Tewas
Baca juga: Cerita Anggun dan Vopi, Sumringah Dinikahi Sunan Si Playboy di Muba
Hal ini disebutkan Agung, tentu harus jadi perhatian bersama. Seluruh komponen masyarakat harus mampu mengikis dan mencegah tumbuhnya terorisme.
"Agar kita semua masyarakat, seluruh sanak saudara tidak kemudian menjadi bagian dari terorisme. Jumlah 22 orang cukup banyak," papar Agung.
Berdasarkan catatan Tribun, Densus 88 melakukan penyergapan kelompok diduga teroris di Riau terakhir kali pada Selasa (11/8/2020).
Lokasi penangkapan berada di Kabupaten Kampar. Setidaknya ada sekitar 5 pelaku yang ditangkap saat itu.
Baca juga: Bungker 3x2 Meter Sedalam 3 Meter Ditemukan, Sengaja Digenangi Air, Diduga Tempat Merakit Senjata
Baca juga: Malam Tahun Berdarah, Anak Baru Gede Keroyok Anggota 2 TNI, Mereka Tusuk Pakai Sajam
Baca juga: Pria ini Sewakan Dirinya Hanya Untuk Teman Ngobrol, Anehnya Punya Banyak Pelanggan di Jepang
Sebelumnya pada Minggu (21/6/2020) lalu, Densus juga berhasil mengamankan 3 orang terduga teroris di Riau.
Dua orang diantaranya, ditangkap di Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru. Sementara satu lagi, di Kelurahan Air Tiris, Kabupaten Kampar.
Belakangan diketahui inisial para pelaku. Diantaranya AZ dari Banda Aceh, lalu AR dari Desa Merangin Kuok, dan ZZ dari Desa Lereng Kuok.
( Tribunpekanbaru.com /Rizky Armanda)