Breaking News:

Belum Ada Kepastian Kapan Anak Sekolah di Riau bisa Belajar Tatap Muka, Ini Kata Satgas Covid-19

Anak sekolah di Riau belum ada kepastian bisa belajar tatap muka. Satgas Covid-19 menjelaskan ada beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Budi Rahmat
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Suasana belajar tatap muka terbatas di SMPN 3 Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu. Walikota Pekanbaru mengingatkan kepala dinas pendidikan agar persiapkan belajar tatap muka tahun 2021 nanti. 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Anak-anak sekolah di Provinsi Riau belum akan melaksanakan proses belajar tatap muka.

Belum dipastikan kapan rencana belajar tatap muka baru bisa direalisasikan. Pemerintah daerah melalaui satgas Covid-19 punya alasan terkait belum dilaksanakannya belajar tatap muka.

Salah satu penyebabnya karena masih tingginya angka positif covid-19 di Riau. Berikut ini penjelasan Satgas Covid-19.

Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Riau, dr Indra Yovi mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya bersama seluruh perhimpunan dokter, termasuk ikatan dokter anak indonesia belum memberikan rekomendasi untuk belajar tatap muka di sekolah.

Baca juga: Seorang Keluarga Nakes Buka-bukaan, Sebut Nakes Stok Vaksin Virus Corona untuk Keluarga

Baca juga: Sudah Disuntik Vaksin Corona, Inilah yang Dirasakan Warga Amerika, Lengan Saya Sakit 24 jam

Baca juga: Gelar Pesta Miras di Atas Kapal,15 Orang Diamankan Polisi, Satu Positif Narkoba,Satu Reaktif Corona

Belum dikeluarkannya rekomendasi bejalar tatap muka di sekolah di Riau, kata Indra Yovi disebabkan karena masih tingginya angka penambahan kasus positif per harinya di Riau.

"Kita lihat di Riau, angka penambahan kasus positif Itukan 100 sampai 200 per hari, kemudian angka kematian 3 sampai 7 orang per hari," kata Indra Yovi, Minggu (3/1/2020).

Melihat masih tingginya angka kasus Covid-19 di Riau, termasuk angka kematian pasien akibat Covid-19 di Riau yang hampir tembus 600 kasus.

Pihaknya sejauh ini belum merekomendasikan sekolah untuk melaksanakan belajar tatap muka.

Tidak hanya itu, pertimbangan lainya, ditegaskan Indra Yovi, banyak kasus di beberapa daerah dan di sejumlah negara, setelah menerapkan belajar tatap muka, angka kasus Covid-19 nya langsung mengalami kenaikan.

Akhirnya pemerintah kembali mencabut kebijakan sekolah tatap muka dan kembali menerapkan belajar jarak jauh.

"Kita tidak mau hal itu terjadi, karena belum ada daerah atau negara yang melaksanakan belajar tatap muka kasusnya tidak naik, semuanya setelah melaksanakan tatap muka kasusnya langsung naik," katanya.

Besok Sore Dijadwalkan Tiba di Pekanbaru, Riau Dapat Jatah 20 Ribu Vaksin Covid-19

Pemerintah pusat memberikan jatah sebanyak 20 ribu dosis vaksin Covid-19 untuk Provinsi Riau pada tahap pertama ini.

Baca juga: Vaksinasi Virus Corona Segera Dimulai, Ini Daftar Penerima Vaksin Tahap 1 Hingga 4

Baca juga: Gara-gara Virus Corona, Pria China Ini Jadi Orang Terkaya di Dunia, Segini Kekayaanya

Jika tidak ada aral melintang, 20 ribu dosis vaksin Covid-19 yang dikirim oleh pemerintah pusat tersebut akan tiba di Kota Pekanbaru, Ibu Kota Provinsi Riau pada Senin (4/1/2021) sore besok.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved