Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Sampah Menumpuk di Pekanbaru, Komisi IV DPRD Pekanbaru Akhirnya Sepakat Minta Kadis DLHK Diganti

Komisi IV DPRD Pekanbaru sudah menggelar rapat internal kecil, Senin siang (4/1 /2021) di ruang Komisi IV.

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Komisi IV DPRD Pekanbaru sudah menggelar rapat internal kecil, Senin siang (4/1 /2021) di ruang Komisi IV.

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi IV Sigit Yuwono tersebut menyepakati, agar Walikota Pekanbaru mengevaluasi Kadis DLHK Pekanbaru Agus Pramono.

Kesepakatan ini dituangkan, karena dewan menilai Kadis DLHK Pekanbaru Agus Pramono, tidak bisa mengatasi persoalan tumpukan sampah di Kota Pekanbaru, yang meresahkan warga belakangan ini.

"Jadi, di internal kami sudah sepakat, ganti aja Kadis DLHK. Karena beberapa faktor yang melatarbelakanginya, yang terparah masalah tumpukan sampah ini," tegas Sigit kepada Tribunpekanbaru.com.

Dua titik tumpukan sampah di Jalan HR Subrantas Panam dan Jalan Garuda Panam Pekanbaru, yang belum diangkut hingga pukul 10.30 WIB, Senin (4/1 /2021).
Dua titik tumpukan sampah di Jalan HR Subrantas Panam dan Jalan Garuda Panam Pekanbaru, yang belum diangkut hingga pukul 10.30 WIB, Senin (4/1 /2021). (Tribun Pekanbaru/Syafruddin Mirohi)

Persoalan tumpukan sampah yang sudah meresahkan warga ini, terjadi di semua wilayah Kota Pekanbaru. Baik di pinggir jalan raya, termasuk juga di pemukiman warga.

Seharusnya, persoalan ini jauh hari sudah bisa diatasi DLHK, seiring habisnya kontrak pengangkutan sampah multiyears oleh dua perusahaan, yakni PT Samhana Indah dan PT Godang Tua Jaya, per 31 Desember 2020 lalu.

"Kita sudah sampaikan ke DLHK, tapi tidak dijalankan. Makanya terjadi tumpukan sampah di mana-mana. Harusnya saran kita di PL (penunjukan langsung), sudah dijalankan sebelum awal Januari kemarin," tegas Politisi senior Partai Demokrat ini.

Untuk hal ini, legislator meminta Walikota Pekanbaru Firdaus MT segera membuat kebijakan, agar ada penggantian di pimpinan DLHK Pekanbaru, mumpung akan dilaksanakannya mutasi dalam waktu dekat ini," tegasnya.

Seperti diketahui, DLHK bisa menunjuk langsung (PL),  perusahaan yang bisa mengangkut sampah untuk satu dua bulan ke depan (Januari - Februari). 

Hal ini seiring belum didapatkannya pemenang tender pengangkutan sampah Kota Pekanbaru, untuk tahun 2021 ini.

Kondisi tersebut dibenarkan oleh aturan, bahkan anggarannya sudah ada di APBD Pekanbaru 2021 (anggaran pengangkutan sampah reguler 2021 Rp 60 miliar).

Apakah PL pengangkutan sampah ini perusahaan sebelumnya, atau perusahaan yang lain. Ini perlu segera dilaksanakan, untuk mengantisipasi situasi sampah menumpuk seperti sekarang, jangan sampai terjadi.

"Kalau mengandalkan petugas DLHK, pasti tidak tercover. Sementara sampah tiap jam dibuang masyarakat, sehingga menggunung di beberapa titik di Kota Pekanbaru," sebutnya. (Tribunpekanbaru.com /Syafruddin Mirohi).

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved