Breaking News:

CARI MATI,Berani Banget Bawa 4 Kg Sabu dari Malaysia Lewat Jalur Laut dan Darat, Eh Ketangkep Juga

Mengawali tahun 2021 petugas gabungan dari Polres dan Bea Cukai Bengkalis berhasil mengungkapkan peredaran narkotika jenis sabu dalam jumlah besar

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU/M NATSIR
Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan bersama Ony Ipmawan Saat Ekpos penangkapan 4 Kilogram Sabu, Selasa (5/1/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Kurir narkoba cari mati, berani bangret bawa sabu-sabu dalam jumlah besar, eh akhirnya ketangkap juga.

Mengawali tahun 2021 petugas gabungan dari Polres dan Bea Cukai Bengkalis berhasil mengungkapkan peredaran narkotika jenis sabu-sabu dalam jumlah besar.

Setidaknya sekitar 4 kilogram sabu-sabu asal negeri jiran Malaysia berhasil diamankan Jumat (1/1/2021).

Dalam pengungkapan ini tim gabungan berhasil mengamankan enam tersangka sebagai kurir laut dan darat.

Baca juga: SYUKUR pada Allah SWT, 23 Pasien Covid-19 di Dumai Sembuh dan Tak Ada Penambahan Kasus Baru

Baca juga: Arus Penumpang Momen Nataru di Pelabuhan Tanjung Harapan Turun Drastis Dampak Pandemi Covid-19

Baca juga: Siapa Saja Tokoh di Riau Diusulkan Jadi Orang Pertama Divaksin Covid-19, Adakah Nama Gubri Syamsuar?

Di antaranya Bondan alias Alu (43) warga Teluk Papal, Tono alias Awis (28) Warga Desa Bantan Tengah, Amirul alias Along (23) warga Desa Kelapapati, Handrian alias Aan (23) warga Desa Sungai Pakning.

Selain itu tim gabungan juga berhasil mengamankan dua narapidana di Rutan Dumai Supandi dan Junaidi sebagai pengendali.

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan didampingi Kepala Bea Cukai Ony Ipmawan dalam keterangan pers mengatakan, narkoba diduga asal Malaysia.

Masuk ke Bengkalis lewat perairan Teluk Papal Kecamatan Bantan.

Menurut dia, awalnya penyeludupan barang haram ini awalnya akan dilakukan empat tersangka melalui perairan selat Bengkalis di Bukit Batu pada tanggal 28 Desember 2020.

Saat itu tim bergerak melakukan penyelidikan di perairan Bengkalis dan Bukit Batu namun tidak membuahkan hasil.

"Karena tim sudah mengetahui identitas diduga tersangka, tim memantau aktivitas dilakukan tersangka Alu yang bekerja sebagai nelayan di Desa Teluk Papal,” terangnya.

“ Rabu tanggal 30 Desember diperoleh informasi bahwa target berangkat menjemput narkoba ke Malaysia dan akan menuju ke Pantai Teluk Papal, " ungkap Hendra.

Tim gabungan langsung melakukan mapping dan menempatkan dua speedboat milik Satpol Air dan Bea Cukai untuk mengawasi pelaku Alu di Perairan Teluk Papal yang menjemput barang haram tersebut.

Pada Kamis tanggal 31 Desember pukul 00.20 WIB tim melihat target turun dari speedboat menyandang tas menuju hutan bakau.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved