Breaking News:

INILAH Perbedaan PPPK dengan Honorer: Cek Fakta PPPK yang Hampir Sama dengan PNS

Bima memastikan, pada seleksi CPNS juga terdapat perjanjian kerja yang dinilai atas kinerjanya.

Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
15.000 Pegawai Honorer Pemprov Riau Terancam Dirumahkan karena Dinilai Membebani Keuangan Daerah 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2021 masih belum dipastikan.

Beredar kabar pemerintah telah memutuskan akan meniadakan penerimaan guru melalui seleksi CPNS pada tahun 2021.

Hal ini menimbulkan sederet protes serta kekhawatiran.

Pasalnya, untuk tahun ini, para guru hanya bisa mengikuti seleksi jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) alias bekerja dengan masa kontrak kerja.

Bahkan, status PPPK ini malah disamakan dengan pegawai honorer.

Namun Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana membantah hal tersebut.

"Saya ingin menyampaikan bahwa ketakutan yang pertama, PPPK itu sama dengan tenaga honorer itu tidak benar. PPPK itu tidak sama dengan honorer, dia Aparatur Sipil Negara ( ASN) yang sah.

Baca juga: Sebelum Meninggal Kecelakaan, Cha Cha Sherly Gelar Konser Pendek: Bawakan Lagu Ini & Jadi Sorotan

Baca juga: SAMPAH Menggunung Bikin Resah, LAMR Minta Pemko Pekanbaru Segera Ambil Tindakan

Baca juga: HALO Warga Pekanbaru,Ingin Tahu Camat Baru Usai Pemekaran?Ternyata Sudah Dilantik, Ini Nama-namanya

Yang memiliki tugas dan tanggung jawab untuk memberikan layanan publik dengan baik," ujar dia melalui konfrensi pers virtual, Selasa (5/1/2021).

Keresahan berikutnya mengenai perjanjian pekerja para pegawai yang tidak pasti.

Bima memastikan, pada seleksi CPNS juga terdapat perjanjian kerja yang dinilai atas kinerjanya.

"Perjanjian kerja yang ditandatangani itu utamanya mencakup perjanjian target kinerjanya. Bahwa di dalamnya ada kontrak mengenai jangka waktu itu memang lazim dalam setiap kontrak," jelasnya.

Baca juga: Negara Ini Larang Tes Perawan Menggunakan Dua Jari bagi Kasus Pemerkosaan

Baca juga: TAK BERADAB,Pengemis Muda Akting Nangis Kelaparan,Jika Tak Diberi Gores dan Ludahi Mobil yang Lewat

"Bahkan PNS pun juga menandatangani perjanjian kinerja. Jika dia tidak mencapai kinerja itu, seorang PNS dapat diberikan sanksi disiplin," sambung Bima.

Lebih lanjut Bima menjelaskan, mulai dari gaji, tunjangan, dan hak yang diterima oleh PPPK sama dengan PNS.

"Gaji dan tunjangan PPPK sama persis dengan PNS sesuai kelas dan jabatannya.

Perbedannya hanya dalam sistem pensiun, itu pun kami sedang berupaya membuat skema-skema pensiun untuk membuat PPPK ini tidak mendapati lebih dari saudara-saudaranya yang PNS," kata dia.

Baca juga: Kalau Sering Blusukan Itu Pencitraan, Fadli Zon: Jangan-Jangan Gangguan Gila Pencitraan

Baca juga: TERBARU! Cek Katalog Promos & Diskon Hari Ini Indomaret: 6-12 Januari 2021

Dirinya kembali menegaskan bahwa PPPK merupakan bagian dari ASN.

Juga tergabung dalam himpunan Korps Pegawai Republik Indonesia (KOPRI).

"Jadi, tidak perlu khawatir bahwa PPPK ini adalah pegawai kelas dua di birokrasi, tidak ada sedikitpun seperti itu. Karena kami hanya melihat ASN, bukan PPPK dan PNS. ASN ini adalah satu kesatuan," ucapnya.

https://money.kompas.com/read/2021/01/06/070800626/apakah-pppk-sama-dengan-honorer-ini-penjelasan-bkn

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved