Breaking News:

Hearing Sengketa Desa Batas dengan Komisi II Rohul Tak Dihadiri SSL

Perwakilan dari PT SSL berhalangan hadir dalam hearing Desa Batas dan Komisi II DPRD Rohul

istimewa
Suasana hearing antara masyarakat Desa Batas dengan Komisi II DPRD Rohul. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Warga Desa Batas kembali melakukan hearing bersama Komisi II DPRD Rokan Hulu terkait persoalan dengan PT Sumatera Silva Lestari pada Rabu (6/1/2021).

Kegiatan yang dipimpin anggota DPRD Rohul Komisi II Budi Suroso itu diikuti oleh legislator lain seperti Mukhas dan Emon Kasmon.

Sedangkan dari masyarakat dihadiri oleh Koptan Sialang Sakti Desa Batas Mintareja, Kades Batas T Musrial, Sekretaris Desa Batas Tarmizi dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya.

Dari pihak pemerintah, diwakili oleh Kabid Koperasi Diskop UKM Transnaker Rohul Rohadi, Ka UPT KPH Rohul Dendry Saputra, perwakilan Adwil Rohul dan Camat Tambusai M Chadafi.

Sayang, perwakilan dari PT SSL berhalangan hadir dalam pertemuan itu dengan mengajukan pengunduran jadwal pada Rabu (13/1/2021) pekan depan.

Dalam hearing yang ketiga kali digelar itu, masyarakat melalui pengurus Koperasi Sialang Sakti menyampaikan kekecewaan lantaran pihak perusahaan mangkir dalam pertemuan tersebut.

"Manajemen PT SSL selalu mengulur waktu. Sampai hearing yang ketiga ini pun mereka tidak hadir," kata Mintareja.

Kekesalan itu juga ditambahi oleh Kades Batas T Musrial yang mengatakan, bahwa PT SSL beroperasi di Tambusai dengan menggunakan izin HGU dari pemerintah pusat.

Padahal, akibat beroperasinya perusahaan tersebut, kata Kades, persoalan teritorial di desanya menjadi muncul dan merugikan masyarakat desa.

"Karena areal dari peta Desa Batas seluas 2.753 hektare sedangkan di MoU antara PT SSL dalam izinnya hanya 1.300 hektare.”

Halaman
123
Penulis: Syahrul
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved