Breaking News:

Berita Riau

Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Pelalawan Diperiksa DKPP, Diduga Terkait Kode Etik di Pilkada

Dalam dua perkara ini, Teradu mengadukan Mubrur dan Nanang Wartono Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Pelalawan.

Tribunpekanbaru.com
Nomor urut untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pelalawan tahun 2020 telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pelalawan, Kamis (24/9/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang virtual pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu (KEPP) perkara nomor 189-PKE-DKPP/XII/2020 dan 190-PKE-DKPP/XII/2020 pada Kamis (7/1/2020).

Perkara ini diadukan oleh Meksi Syafrida (198-PKE-DKPP/XII/2020) dan Srinoralita (190-PKE-DKPP/XII/2020).

Dalam dua perkara ini, Teradu mengadukan Mubrur dan Nanang Wartono Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Pelalawan.

Pengadu dua perkara ini mendalilkan telah dirugikan dengan status tersangka hasil proses penanganan pelanggaran tindak pidana pemilu yang dilakukan oleh para teradu.

Proses penanganan dugaan pelanggaran diduga tidak profesional dan akuntabel.

Baca juga: Penasaran? Ini Jadwal Penetapan Pemenang Pilkada Pelalawan 2020

Para teradu disebut tidak memperhatikan dan mempertimbangkan keterangan Pengadu dan keterangan ahli pidana dalam proses penangganan pelanggaran tindak pidana pemilu sehingga terbit status tersangka terhadap Pengadu.

Pengadu Srinoralita merupakan Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pelalawan.

Sedangkan Pengadu Meksi Syafrida adalah Kepala Seksi di Dinas Sosial Kab. Pelalawan

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka seletah merekam video kegiatan monitoring program pemerintah Keluarga Penerima Manfaat dan Program Keluarga Harapan (KPM-PKH).

Video tersebut berisi dugaan penyalahgunaan program KPM-PKH dari Kementerian Sosial yaitu pembagian beras sebanyak 30 kg menjadi 15 kg disatukan dengan tas salah satu pasangan calon bupati Kabupaten Pelalawan yaitu Zukri dan Nasarudin dengan merk Bangkri berisi sembako (minyak goreng dan gula).

Baca juga: TAGIH Sisa Pidana Denda Rp 4 Miliar, Kejari Pelalawan Surati PT PSJ

Halaman
123
Penulis: Nasuha Nasution
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved