Breaking News:

Penangkapan Sabu 5 kg, Rutan Dumai Akui Ada Warga Binaannya Terlibat

Polres dan Bea Cukai Bengkalis berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis sabu sekitar 5 kilogram sabu asal negeri jiran Malaysia

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Ariestia
Istimewa
Proses pemeriksaan warga binaan di Rutan Dumai 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Petugas gabungan dari Polres dan Bea Cukai Bengkalis berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis sabu sekitar 5 kilogram sabu asal negeri jiran Malaysia berhasil diamankan pada Jumat (1/1/2020) lalu.

Dalam pengungkapan ini tim gabungan berhasil mengamankan enam tersangka sebagai kurir laut dan darat.

Selain itu tim gabungan juga berhasil mengungkap bahwa diduga ada keterlibatan warga binaan Rutan Dumai, yakni Junaidi dalam kasus Narkoba yang berhasil diungkap oleh Tim gabungan Polres Bengkasil.

Menanggapi hal tersebut, ‎Kepala Rutan Kelas II B Dumai, Pance Daniel panjaitan membenarkan bahwa ada dugaan keterlibatan warga Binaan Rutan Dumai, dalam kasus penangkapan sabu 5 kg di Bengkalis.

Baca juga: Sidak Kamar Warga Binaan Cari Narkoba, Petugas Rutan Dumai Justru Temukan Benda-benda Terlarang Lain

Ia menambahkan, warga binaan tersebut memang telah lama dipantau dan berkat kerjasama antara rutan Dumai, dan Polres Bengkalis serta Bea Cukai Bengkalis akhirnya keterlibatan warga binaan Dumai bisa diungkap.

"Terkait proses selanjutnya terhadap warga binaan ini, kita akan tetap memfasilitasi pihak Polres Bengkalis untuk melakukan pengembangan, karena ini merupakan komitmen kita juga di Rutan Dumai, untuk memberantas narkoba " katanya, Kamis (7/1/2021).

Lebihlanjutdijelaskanya, bahwa ‎dalam memberantas narkoba ini pihaknya juga selalu berkomitmen, dengan melakukan Sidak secara acak di kamar-kamar warga binaan.

"Memang belum lama ini kita melakukan sidak, dan kita menemukan benda-benda terlarang seperti gunting dan benda tajam yang dibuat oleh warga Binanan," terangnya.

Pance menerangkan, pihaknya selalu berkomitmen dalam upaya memberantas narkoba, mulai dari pencegahan pengendalian narkoba kusus di rutan Dumai.

Diakuinya, pemberantasan ini sesuai dengan arahan dari pimpinan yakni dengan melakukan deteksi dini, mencegah gangguan keamanan dan ketertiban, berantas narkoba dan bersinergi dengan aparat penegak hukum lainya.

Bukan hanya itu saja, tambahnya, komitmen dalam memberantas narkoba dan lainya, juga diterapkan dalam bentuk pemeriksaan barang dan badan terhadap petugas Rutan yang akan masuk kantor.

"Selain itu kita juga melakukan razia insidentil sidak secara acak di kamar hunian, Pemasangan cctv di titik rawan, ‎selelu memberikan aran kepada petugas untuk tetap bekerja dengan berintegritas dan bertanggung jabwab penuh," terangnya.

"Kita akan terus membantu penyidikan yang dilakukan di rutan dumai, untuk mengungkap adanya indikasi pengendalian narkoba di Rutan, inilah bentuk komitmen kita," pungkasnya.

---------------------------------------------

Sidak Kamar Warga Binaan Rutan Dumai, Sejumlah Benda Terlarang Berhasil Disita

Petugas Rutan Kelas II B Dumai melakukan sidak di kamar warga binaan.
Hal itu sebagai bentuk keseriusan untuk mencegah terjadinya peredaran narkoba di kalangan warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Sidak yang dilaksanakan pada, Selasa (29/12/2020), langsung dipimpin oleh  Kepala Rutan Dumai, Pance Daniel dan didampingi Kepala keamanan Rutan (KPR), Pandu Akbar Wijayanto serta diikuti oleh seluruh petugas regu jaga malam.
Kepala Rutan Kelas II B Dumai, ‎Pance Daniel Panjaitan mengungkapkan, bahwa pihaknya telah melakukan Sidak ke masing-masing  kamar warga Binaan‎ pada Selasa (29/12/2020). 
"Memang tidak  banyak yang didapat, hanya  barang barang seperti obeng, gunting dan beberapa alat terlarang lainnya yang kita temukan," katanya, Kamis  (31/12/2020).
Ia mengatakan, sidak tersebut  dilaksanakan sebagai bentuk antisipasi kerawanan menjelang pergantian tahun serta mendisiplinkan WBP agar tidak melanggar tata tertib di rutan. 
Selain itu, tambahnya, Sidak ini juga  untuk mengantisipasi peredaran narkoba dan senjata tajam yang selama ini menjadi terget masalah besar.
"Kami  mencegah adanya barang haram tersebut, dan juga benda-benda terlarang masuk ke dalam rutan,  yang bisa menimbulkan masalah bagi warga binaan, khususnya di Rutan Dumai ini," ujarnya. 
Pance  menyebutkan  selalu  menekankan kepada Petugas regu jaga malam sebelum sidak agar melakukan tugas sesuai standar opersisonal. 
Untuk warga binaan, tambahnya, pihaknya memberitahukan akan memberikan tindakan tegas kepada warga binaan yang membawa barang terlarang dan mereka  yang  kedapatan akan di berikan hukuman sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Beberapa barang terlarang seperti gunting, dan obeng, serta beberapa barang lainnya di sita sebagai barang bukti," pungkasnya. 

(tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra‎)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved