Breaking News:

Penetapan Pemenang Pilkada Serentak 2020 di Sembilan Daerah di Riau, Ini Penjelasan KPU

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau Ilham Muhammad Yasir mengatakan, untuk penetapan pemenang di sembilan Pilkada di Riau, menunggu

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Penetapan Pemenang Pilkada Serentak 2020 di Sembilan Daerah di Riau, Ini Penjelasan KPU 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau Ilham Muhammad Yasir mengatakan, untuk penetapan pemenang di sembilan Pilkada di Riau, menunggu Mahkamah Konstitusi (MK) menyampaikan daerah-daerah yang ada sengketa PHP di MK.

Sebagaimana diketahui ada lima daerah yang masuk gugatannya di MK, dari sembilan Pilkada di Riau yakni Indragiri Hulu, Kuansing, Rohul, Meranti dan Rokan Hilir.

Sedangkan empat daerah lainnya Pelalawan, Siak, Dumai dan Bengkalis sampai sejauh ini tidak ada gugatan dari calon yang kalah di Pilkada.

"Maka 5 hari setelah MK menyampaikan Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK), maka daerah yang tidak ada sengketa PHP 5 hari setelah itu dapat melaksasnakan rapat pleno penetapan paslon terpilih,"ujar Ilham Muhammad Yasir kepada tribunpekanbaru.com Kamis (7/1/2021).

Selanjutnya, ditambahkan Ilham, setelah itu menyampaikan hasil pleno penetapan tersebut kepada Ketua DPRD kabupaten atau kota masing-masing untuk kemudian diteruskan oleh DPRD ke Kemendagri untuk dikeluarkan SK pelantikan.

"Biasanya DPRD akan menindaklanjutinya dalam bentuk rapat paripurna,"ujarnya.

Sebagaimana diketahui saat ini baru laporan gugatan yang dimasukkan ke MK, berikutnya untuk jadwal sidang atau pengumuman dari MK batu dikeluarkan pada 19 Januari 2021 mendatang.

Sebelumnya, KPU Provinsi Riau, bersama lima KPU kabupaten/kota mempersiapkan diri untuk bersidang di MK, melalui Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan menghadapi permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) tahun 2020 di MK, Selasa (5/1/2021) lalu.

Ketua KPU Riau, Ilham M Yasir saat membuka Rakor mengingatkan bahwa KPU kabupaten/kota harus bersiap menghadapi gugatan walaupun belum diketahui permohonan gugatan diputuskan MK disidangkan atau tidak.

"Mudah-mudahan melalui Rakor ini, kita bisa melakukan persiapan dengan matang dalam menghadapi sidang PHP di MK," ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved