Breaking News:

Pilkada Kepulauan Meranti 2020

Apa Perkembangan Dugaan Politik Uang Pilkada Kepulauan Meranti 2020?

Dalam waktu dekat, dugaan politik uang di Pilkada Kepuluan Meranti 2020 akan memasuki babak baru

istimewa
Perwakilan Paslon nomor urut 3 Mahmuzin Taher-Nuriman Khair melaporkan dugaan politik uang dan kampanye di luar jadwal di kantor Bawaslu Kepulauan Meranti, Jumat (11/12/2020) lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KEPULAUAN MERANTI - Dugaan pelanggaran yang dilaporkan oleh tim pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti nomor urut 3 Mahmuzin Taher, dan Nuriman kepada Sentra Gakkumdu, masih bergulir.

Dalam waktu dekat, dugaan politik uang yang ditujukan kepada Tim Paslon Nomor Urut 1 H Adil dan Asmar akan memasuki babak baru.

Yakni penetapan tersangka hingga pelimpahan berkas perkara di jaksa penuntut umum (JPU).

Koordinator Sentra Gakkumdu Meranti, AKP Prihadi Tri Saputra SH MH mengatakan penetapan tersangka akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Dua hingga tiga hari mendatang akan ada yang kita tetapkan sebagai tersangka terhadap kasus tersebut," ungkapnya.

Walupun demikian ia masih enggan membeberkan jumlah tersangka. Ia mengaku belum bisa membeberkan, karena masih dalam proses.

"Nanti kita sampaikan. Karena ini masih proses," ujarnya.

Terpisah Koordinator Sentra Gakkumdu Unsur Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepulauan Meranti, Syamsurizal menambahkan, jika proses penyidikan dan pelimpahan berkas perkara kepada JPU menyisakan waktu sepekan.

"Proses sidik kalau gak salah perkiraan hingga 11 Januari 2021 mendatang. Setelah itu dilimpahkan ke JPU,” ujarnya.

“ Kemudian lanjut koreksi berkas perkara di JPU enam hari kerja. Jika memang sudah lengkap atau P21 maka akan diteruskan ke Pengadilan Negeri Bengkalis lanjut diproses persidangan," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved