Longsor di Jalur Manggopoh-Padang Lua Sepanjang 20 Meter, Sejumlah Kendaraan Terjebak Macet
Material longsor menutupi ruas jalan Provinsi Manggopoh-Padang Lua sepanjang 20 meter lebih dengan ketinggian kurang lebih 2 meter serta lebar 8 meter
TRIBUNPEKANBARU.COM - Bencana tanah longsor timbun badan jalan serta mengenai kendaraan yang sedang melintas di ruas Jalan Provinsi Manggopoh-Padang Lua, Ngungun Jorong Lubuk Sawo, Nagari Persiapan Dalko, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar).
Peristiwa yang terjadi Jumat (8/1/2021) dikabarkan tidak ada korban jiwa, dan pengemudi kendaraan dalam kondisi baik serta selamat.
Sejauh ini bencana tanah longsor di Jalan Provinsi Manggopoh - Padang Lua, Ngungun Jorong Lubuk Sawo, Nagari Persiapan Dalko, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar sempat mengganggu akses ke daerah tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD AGAM, Muhammad Lutfi mengatakan kejadian tersebut terjadi pada Jumat sekitar pukul 17.00 WIB.
"Akibat kejadian tersebut material longsor menutupi ruas jalan Provinsi Manggopoh-Padang Lua sepanjang 20 meter lebih dengan ketinggian kurang lebih 2 meter serta lebar 8 meter," kata Muhammad Lutfi.
Baca juga: Musibah Dini Hari, Warga Berhamburan 10 Unit Rumah Terbakar di Kawasan GOR H Agus Salim Padang
Selain menutup ruas jalan, longsor juga mengenai 1 unit kedai sehingga mengalami rusak ringan.
"Material longsor juga mengenai 2 unit sepwda motor dan ada 1 unit mobil Toyota Avanza terjebak," kata Muhammad Lutfi.
Dijelaskannya, pihaknya berada di lokasi untuk melakukan penanganan bersama dengan tim gabungan.
"Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, dan pengemudi kendaraan dalam keadaan baik-baik saja," kata Muhammad Lutfi.
Baca juga: Hilang Kendali Hingga Tabrak Motor, Opel Blazer Nyungsep ke Sawah di Padang Pariaman
Polisi Berlakukan Buka Tutup Jalan
Beberapa waktu sebelumnya, pihak kepolisian berlakukan akses buka tutup di jalan Padang - Bukittinggi akibat pengerjaan longsor.
Kejadian longsor tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di kawasan Silaiang Kariang, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Longsor tersebut berupa bebatuan bercampur tanah yang berasal dari tebing di tepi jalan tersebut.
Akibatnya, material longsor tersebut menutupi sebagian badan jalan sehingga akses lalu lintas terganggu.
"Saat ini dalam pengerjaan secara manual agar dapat dilewati segera dan kembali normal," kata Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Saherman, Rabu (16/12/2020).
Dijelaskannya, saat ini pihak sudah berada di lokasi kejadian untuk mengatur lalu lintas.
"Kami harapkan masyarakat untuk hati-hati saat melewati ruas jalan tersebut, karena diberlakukan akses buka tutup," katanya.
Ia menyebutkan, kendaraan dari kedua arah cukup padat sehingga diharapkan untuk berhati-hati.
Dikatakannya, penyebab longsor karena hujan yang turun di lokasi tersebut sehingga terjadinya longsor.
"Saat ini kami melakukan pengaturan lalu lintas, dan letugas BPBD bersama masyarakat melakukan pembersihan," katanya.
Akses Padang-Bukittinggi Terganggu
Dilansir TribunPadang.com, bencana longsor terjadi di kawasan Silaiang Kariang, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (16/12/2020).
Akibatnya akses jalan penghubung Padang menuju Bukittinggi ini terganggu.
Aktivitas lalu lintas di Silaiang Kariang ini terganggu akibat longsor.
Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Saherman mengatakan longsor terjadi akibat hujan yang turun dengan intensitas tinggi.
"Kejadian longsor terjadi sekitar pukul 16.30 WIB," kata Saherman, Rabu (16/12/2020).
Setelah mendapatkan laporan adanya longsor, pihaknya langsung menuju lokasi kejadian longsor.
"Saat ini secara bersama-sama masyarakat dan pihak BPBD sedang melakukan pembersihan secara manual," katanya.
Dijelaskannya, arus lalu lintas cukup padat dan pihaknya melakukan pengaturan.
Akhir November lalu longsor juga terjadi di Kabupaten Padang Pariaman
Tanah longsor menimbun jalan penghubung Sialangan menuju SDN 24 V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar).
Kepala Pelaksana BPBD Padang Pariaman, Budi Mulya mengatakan, longsor terjadi pada Minggu (29/11/2020).
Namun, untuk pengerjaan longsor tersebut dilakukan secara bersama-sama pada hari ini, Senin (30/11/2020).
"Longsornya terjadi kemarin akibat hujan, jalan sempat terhambat akibat material longsor," kata Budi Mulya.
Dijelaskannya, longsor akibat hujan lebat dan kondisi tanah mengandung air sehingga menyebabkan longsor menimpa badan jalan.
Kata dia, bencana longsor tersebut terjadi di Korong Sialangan, Nagari Gunung Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar.
"Namun, pada hari ini telah dilakukan pembersihan secara bersama-sama terhadap material longsor yang menimbun badan jalan," katanya.
Ia mengatakan, pembersihan dilakukan sejak sekitar pukul 08.30 WIB dan saat ini sudah dapat dilewati oleh masyarakat.
"Petugas gabungan yang melakukan pembersihan terdiri dari Satgas TRC PB BPBD Kabupaten Padang Pariaman, TNI, Camat V Koto Timur, dan Wali Nagari," katanya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunpadang.com dengan judul Longsor di Tanjung Raya Kabupaten Agam Timbun Badan Jalan, Sejumlah Kendaraan Terjebak Macet, dan telah tayang di Tribunpadang.com dengan judul Longsor Ganggu Lalu Lintas Jalan Padang-Bukittinggi, Polisi Berlakukan Akses Buka Tutup,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/longsor-di-jalan-provinsi-manggopoh-padang-lua-agam.jpg)