Breaking News:

Penanganan Covid

Tanggapan Dokter Tirta Terkait Kabar Dirinya Masuk Daftar Penerima Vaksin Covid-19 13 Januari

Dokter Tirta mengakui dirinya hanya mendapat undangan untuk suntik vaksin Covid-19 dari Dinas Kesehatan kota Sleman.

YouTube BNPB Indonesia
Dokter Tirta Mandira Hudhi dalam acara konferensi pers di kantor Graha BNPB, Jakarta, Rabu (27/5/2020). Nama dokter Tirta muncul dalam potongan slide presentasi dengan logo Kemenkes sebagai salah satu daftar penerima vaksin covid-19 pertama 13 Januari. 

Dokter Tirta mengatakan tidak pernah mendapat informasi resmi dari Kemenkes mengenai daftar penerima vaksin

Dalam potongan slide yang beredar, beberapa nama masuk dalam daftar penerima vaksinasi perdana.

Dalam sebuah tabel tertulis ada 3 kelompok penerima vaksinasi perdana pada 13-15 Januari.

Satu diantaranya adalah kelompok yang meu pengurus asosiasi profesi dan key opinion leader kesehatan.

Lalu Ketua IDI, Ketua PPNI, Ketua Muhammadiyah Covid-19 Command Center, presenter Najwa Shihab, dr Tirta, hingga nama-nama selebritas seperti Raffi Ahmad dan Bunga Citra Lestari.

Vaksin Covid-19 buatan Sinovac tiba di Kantor Pusat Bio Farma, Bandung, Senin (7/12/2020). Vaksin asal Cina tersebut tiba di Indonesia melalui terminal cargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu (6/12/2020) malam. TRIBUNNEWS/BIRO PERS/MUCHLIS Jr
Vaksin Covid-19 buatan Sinovac tiba di Kantor Pusat Bio Farma, Bandung, Senin (7/12/2020). Vaksin asal Cina tersebut tiba di Indonesia melalui terminal cargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu (6/12/2020) malam. TRIBUNNEWS/BIRO PERS/MUCHLIS Jr (TRIBUN/BIRO PERS/MUCHLIS Jr)

Klarifikasi Kemenkes: Bukan Rilis Resmi

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Kementerian Kesehatan Dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, angkat bicara tentang slide berlogo Kemenkes berisi nama-nama penerima vaksinasi perdana bersama Presiden Jokowi pada 13 Januari 2021.

Ia membantah kementerian kesehatan telah mengeluarkan daftar tersebut.

Menurut Nadia, pelaksanaan dan siapa saja yang masuk dalam vaksinasi tahap awal sedang digodok pihaknya.

Pasalnya, dalam memulai pelaksanaan vaksinasi Covid-19 harus menunggu izin penggunaan darurat (EUA) dari BPOM.

Halaman
1234
Editor: M Iqbal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved