Breaking News:

Berita Pekanbaru

Pakai Akun Palsu, Pajang Foto Cewek, Jebak Pria Lakukan VCS, Lalu Ngaku Laki-laki, Korban Diperas

Siasat jahat Pria ini sengaja pasang foto cewek. Korban dijebak lakukan VCS. Setelah itu mengaku laki-laki dan peras korban

Gambar oleh Markus Winkler dari Pixabay
ILustrasi video call seks 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Tipu dan peras korbannya dengan modus video call seks (VCS) pria warga Jambi ini diringkus Sub Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Subditreskrimsus) V Polda Riau.

Tersangka yang berinisial AT ditangkap di wilayah Jambi dan kini dalam tahanan polisi. Dari aksinya ia sudah mendapatkan uang Rp 7 juta hasil dari memeras korbannya.

Bahkan tersangka masih meminta uang Rp 13 juta dari korbannya. Namun aksinya dihentikan oleh polisi setelah korban melaporkan pemerasan yang dialaminya.

Baca juga: Teror Video Call Seks Bikin Takut, 13 Mahasiswi Jadi Korban, Sampai Mereka Trauma Pegang HP

Baca juga: Kawanan Napi Jebak Anggota DPRD untuk Video Call Seks, Direkam, Ketakutan Transfer Uang Rp 4 Juta

Baca juga: Seorang Anggota DPRD Sambas Mau Saja Diajak Video Call Seks, Akibatnya di Luar Dugaan

Beginilah tersangka AT menjebak korbannya hingga melakukan pemerasan meminta sejumlah uang.

AT yang hanya tamatan SPM ini menjalankan aksinya dengan cara menjebak korbannya menggunakan akun palsu di media sosial Facebook.

 

Tersangka memasang foto profil cewek seksi yang ia dapatkan dari internet. Kemudian ia mulai menjalankan aksinya dengan cara mencari korbannya.

Modusnya calon korban ia ajak chatting kemudian dirayu untuk melakukan video call seks (VCS). Ketika korbannya masuk jebakan, ia kemudian mulai melakukan VCS secara gratis.

Nah, disinilah pelaku mulai menjebak korban. Tersangka sengaja memutar video tak senonoh kemudian ia arahkan ke ponsel saat melakukan VCS dengan korbannya.

Korban yang termakan bujuk rayu dengan tampilan tersebut kemudian juga meresponnya. Saat itulah tersangka kemudian merekam aksi korban dnegan kamera ponsel.

Korban sama sekali tidak mengetahui jika pelaku tersangka sudah merekam aksi korban saat VCS.

Setelah selesai, barulah tersangka mengaku bahawa ia memiliki rekaman VCS korban. Dengan bukti itulah kemudian tersangka memeras korbannya. Meminta sejumlah uang jika tidak tersangka akan menyebarkan VSC korban ke teman-teman korban di facebook.

Baca juga: Asyik Video Call Seks Dengan Pacar, ABG SMA ini Tak Sadar Aksi Mesumnya Direkam Bapak Kos

Baca juga: Parah, Tahanan Melakukan Video Call Seks di Dalam Penjara, Korban Dijebak kemudian Diperas

Karena malu jika VCS tersebut disebar, korban akhirnya menuruti keinginan tersangka.

Halaman
1234
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved