Breaking News:

Catat, Ini 5 Kebijakan Privasi WhatsApp Terbaru Yang Perlu Anda Ketahui, Jangan Sampai Keliru

Supaya tidak keliru, WhatsApp pada Minggu (10/1/2021) mengungkapkan beberapa poin penting terkait kebijakan privasi tersebut.

Tribunstyle
Update WhatsApp 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Ramai soal kebijakan privasi WhatsApp yang dinilai kontroversial hingga dibahas netizen, apa saja kebijakan  yang dinilai merugikan konsumen itu?

Agar tidak keliru, pahami sejumlah poin penting kebijakan privasi baru di aplikasi pesan WhatsApp.

Kebijakan privasi baru di WhatsApp kabarnya bakal membagikan data penggunanya ke Facebook.

Apakah hal tersebut berbahaya bagi pengguna WhatsApp lantaran datanya dibagikan ke Facebook?

Mari pahami beberapa poin penting terkait kebijakan privasi baru di WhatsApp tersebut.

Supaya tidak keliru, WhatsApp pada Minggu (10/1/2021) mengungkapkan beberapa poin penting terkait kebijakan privasi tersebut.

Dengan demikian, para pengguna WhatsApp mengerti dan paham tentang perubahan kebijakan privasi baru tersebut.

Berikut ini beberapa poin penting tentang kebijakan privasi baru di WhatsApp:

  1. Sejak 2016, aplikasi WhatsApp telah membagikan sejumlah data terbatas dengan Facebook di ranah backend, khususnya untuk kebutuhan infrastruktur. Tidak ada perubahan baru di update kebijakan ini sampai sekarang.
  2. Update ini berfokus pada perpesanan bisnis. WhatsApp ingin penggunanya jelas:
  • Bisnis kini dapat menggunakan infrastruktur hosting Facebook untuk chat WhatsApp-nya.
  • Percakapan dengan bisnis tersebut dapat disimpan di server Facebook, dan bisnislah yang menentukan bagaimana mereka menggunakan atau membagikan informasi tersebut.
  • Pengguna masih bebas memilih apakah mereka mau berinteraksi dengan bisnis tersebut atau tidak

3. Ini tidak memengaruhi percakapan personal dan privat di luar konteks bisnis tersebut. Semua percakapan ini masih akan terenkripsi end-to-end. WhatsApp maupun Facebook tidak bisa mengaksesnya. Jadi artinya, hanya sesama pengguna saja yang dapat melihat percakapan tersebut.

4. Pengguna tidak bisa lanjut menggunakan WhatsApp jika tidak menyetujui update ini, tetapi akun tersebut masih aktif. Sehingga, pengguna dapat memilih untuk menyetujui update ini di kemudian hari.

Halaman
12
Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved