Breaking News:

HEBOH! 8 Pebulutangkis Indonesia Terlibat Pengaturan Skor, Disanksi BWF

Dari delapan pemain itu, Hendra Tandjaya, Ivandi Danang, dan Androw Yunanto, mendapat hukuman paling berat, yakni skorsing seumur hidup.

Net
Ilustrasi 

Terkait dengan pembelaan Mia dan Agri, Sekretaris Jenderal PBSI, Eddy Sukarno, memastikan federasi akan membantu.

"Karena mereka masih sebagai warga PBSI, maka ketika mereka meminta bantuan dan perlindungan, tentu kita bantu dan dampingi," ucap Eddy, saat menerima para pemain yang terlibat kasus pengaturan skor.

Selain Agri dan Mia, terdapat enam pebulu tangkis Indonesia lainnya yang juga dihukum skorsing dan denda dari BWF atas kasus perjudian dan atau pengaturan skor.

Enam pemain itu adalah Hendra Tandjaya, Ivandi Danang, Androw Yunanto, Afni Fadilah, Putri Sekartaji, dan Aditya Dwiantoro.

Dari delapan pemain itu, Hendra Tandjaya, Ivandi Danang, dan Androw Yunanto, mendapat hukuman paling berat, yakni skorsing seumur hidup.

Di sisi lain, lima pemain lainnya dijatuhi hukuman skorsing antara enam sampai 12 bulan hingga denda dengan jumlah terbesar adalah 12 ribu dolar AS.

Terkait banding ke CAS, pihak BWF dalam keterangannya tetap memberikan hak kepada para pemain.

BWF memberikan batas waktu selama 21 hari terhitung sejak hukuman dijatuhkan, untuk para pemain mengajukan banding ke CAS.

https://www.kompas.com/badminton/read/2021/01/11/21100098/terlibat-kasus-pengaturan-skor-2-pebulu-tangkis-indonesia-banding?page=all#page2

Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved