Breaking News:

PENERIMA Kalpataru Perintis 2020,Sulap Bekas Karhutla Jadi Kebun Nanas Rintis Arboretum

Penghargaan Kalpataru Perintis dari KLHK RI diberikan kepada Sadikin, warga Bengkalis pada akhir tahun 2020 lalu

TRIBUNPEKANBARU/M NATSIR
Kebun nenas Kelompok Tani Tunas Makmur yang dikelola Sadikin dan kelompoknya di Sungai Pakning Kecamatan Bukit Batu Bengkalis. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Kecintaannya terhadap lingkungan mengantarkan Sadikin meraih Kalpataru Perintis lingkungan.

Penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutan (KLHK) RI diberikan kepada Sadikin akhir tahun 2020 lalu.

Untuk seluruh Indonesia, penghargaan Kalpataru Perintis 2020 ini hanya diberikan kepada dua orang yakni Sadikin dari Bengkalis dan Zeth Wonggor dari Manokwari.

Momen mendapatkan penghargaan pada Desember lalu tentu menjadi kebanggaan pribadi bagi warga Kampung Jawa Kelurahan Sungai Pakning Kecamatan Bukit Batu Bengkalis.

Ketertarikan pria berusia 49 tahun ini pada lingkungan bermula pada tahun 2013 lalu, saat itu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi langganan setiap tahun.

Terutama kawasan Gambut Kecamatan Bukit Batu, bahkan kebakaran lahan terjadi berdampak pada kabut asap yang melanda tempat tinggal Sadikin.

Dalam mengantisipasi Karhutla saat itu, masyarakat di Sungai Pakning membantu upaya pemadaman karhutla dengan membentuk relawan Masyarakat Peduli Api.

Saat itu penuturan Sadikin, tidak banyak masyarakat yang ingin bergabung dengan MPA ini.

Keberadaan MPA bisa dikatakan tidak begitu membantu petugas karena tidak adanya yang bergabung dengan MPA saat itu.

"Namun saya tergerak bergabung, saya merasa ada yang aneh orang lain membantu memadamkan Karhutla di daerah kita, mengapa kita tidak peduli," awal Sadikin membuka cerita.

Menurut dia, awalnya yang tergabung dalam MPA ini hanya beberapa orang warga Sungai Pakning.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved