Breaking News:

Buru Pelanggan Via MeChat, Tarif Gadis Belia Hanya Rp 200 Ribu, Layani Pelanggan di Apartemen Mewah

"Dari hasil pemeriksaan, ada 22 perempuan dan 28 Laki-laki yang berasal dari Tower Crisan dan Tower Bougenville," beber Chitya.

Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Buru Pelanggan Via MeChat, Tarif Gadis Belia Hanya Rp 200 Ribu, Layani Pelanggan di Apartemen Mewah. Foto: Gadis belia - siswi SMP - kamar kos 

Prostitusi Gadis Belia Layani di Mobil dan Rumah Kosong

Satuan Reskrim Polres Ketapang mengungkap kasus prostitusi yang melibatkan anak dibawah umur di Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Rabu 6 Januari 2021.

Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan sebanyak tujuh pelaku.

Ketujuh pelaku tersebut berinisial AY, HER, DA dan HAR selaku mucikari serta A, N dan H selaku pelanggan atau yang memesan korban. 

Kapolres Ketapang AKBP Wuryantono melalui Kasubbag Humas Polres Ketapang AKP H. Mukhlis menceritakan kasus prostitusi yang melibatkan anak berusia 16 tahun itu dilakukan pada waktu dan lokasi yang berbeda.

Ia menceritakan, kejadian bermula pada pertengahan bulan November 2020 yang awal mulanya korban berinisial C (16) merupakan teman sekampung dengan keempat pelaku AY, HER, DA, dan HAR.

"Korban dijemput para pelaku dirumah korban untuk diajak jalan – jalan ke pasar Kendawangan.

Namun di tengah jalan, korban dibawa ke lokasi Pantai Pulau Kucing Kecamatan Kendawangan untuk bertemu dengan seorang laki laki yang sudah menunggu mereka," kata Mukhlis, Rabu 6 Januari 2021.

Setelah para mucikari mempertemukan korban bersama pelaku A, terjadi transaksi dan selanjutnya korban C ditinggalkan para pelaku mucikari untuk disetubuhi pelaku A di dalam mobil pelaku A. 

"Pelaku A lalu menyetubuhi korban didalam mobilnya, setelah selesai, korban C lalu dijemput kembali oleh empat pelaku mucikari untuk selanjutnya diberi uang sebesar Rp 1 juta dan dibelikan sebuah handphone seharga Rp 600 ribu sebagai imbalan atas jasanya melayani pelaku A," ujar Mukhlis menceritakan pengakuan korban.

Mukhlis melanjutkan, selang beberapa hari masih di bulan November 2020, korban kembali dijual oleh pelaku AY kepada pelaku A dengan modus yang sama yaitu pelaku A menunggu di lokasi pantai dan setelah korban melayani pelaku A, korban diberikan imbalan uang sebesar Rp 125 ribu.

Selang beberapa hari kemudian, kembali lagi korban dijemput lagi oleh pelaku AY dan diantar ke pantai untuk dijual lagi kepada pelaku yang sama yaitu pelaku A dan diberi imbalan uang sebesar Rp 125 ribu.

"Jadi menurut pengakuan korban C ini, ia sudah tiga kali dijual oleh pelaku AY kepada pelaku A, dengan modus dijemput oleh pelaku dan diantar ke lokasi pantai. Setelahnya diberi imbalan uang dan hp," tandasnya.

Masih di bulan November, korban C juga sempat dijual ke pelaku mucikari berinisial HER kepada seorang laki laki berinisial N di sebuah rumah kosong di dekat Sekolah SMKN 01 Desa Mekar Utama Kecamatan Kendawangan.

Setelah melayani pelaku N, korban diberi uang sebesar Rp 700 ribu.

Lebih lanjut, selang beberapa hari korban C dijemput pelaku AY dan pelaku HER untuk dijual kepada seorang laki laki berinisial H dimana korban disetubuhi di sebuah rumah kosong di daerah Dusun Sungai Tengar.

Kali ini korban diberi imbalan sebesar Rp 125 ribu.

"Para pelaku mucikari dan pelaku pemesan kini sudah kita tahan di Mapolres Ketapang, untuk selanjutnya menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, para pelaku akan dijerat pasal 81 ayat 2 dan atau pasal 82 Jo pasal 76 E dan atau pasal 88 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul Polisi Ungkap Kasus Prostitusi Anak di Ketapang, Korban Layani Pelanggan di Mobil dan Rumah Kosong

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Tak Ada yang Menyangka Apartemen Mewah Itu Berbisnis Prostitusi Online, Ada Wanita Penggoda 200 Ribu.

Penulis: pitos punjadi
Editor: Nolpitos Hendri
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved