Breaking News:

Dugaan Tipikor Pengadaan Komputer Tingkat SMA dan SMK, Mantan Kadisdik Riau Diperiksa Jaksa

Tim jaksa penyelidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Riau, memanggil mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau, Rudyanto, Rabu (13/1/2021).

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ilham Yafiz
TRIBUN PEKANBARU / RIZKY ARMANDA
Mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau, Rudyanto, keluar Gedung Kejati Riau, Rabu (13/1/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tim jaksa penyelidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Riau, memanggil mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau, Rudyanto, Rabu (13/1/2021).

Rudyanto yang kini menjabat Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Infrastruktur Setdaprov Riau itu, dimintai keterangan oleh jaksa terkait dugaan korupsi pengadaan peralatan komputer tingkat SMA dan SMK tahun 2018. 

Proses permintaan keterangan terhadap Rudyanto dilakukan di Kantor Kejati Riau di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru. Ia datang ke Kantor Korps Adhyaksa itu.

Berselang beberapa jam, barulah Rudyanto tampak keluar, hendak meninggalkan Kantor Kejati Riau, sekitar pukul 15.50 WIB.

Rudyanto terlihat mengenakan baju kemeja warna putih lengan panjang dan celana hitam.

"Tidak ada diperiksa, hanya dikonfirmasi saja," kata Rudyanto kepada awak media.

Ketika ditanya dirinya diperiksa terkait perkara dugaan rasuah yang mana, Rudyanto enggan menjawabnya.

Termasuk saat disinggung terkait pertanyaan yang dilayangkan penyidik kepadanya, seputar apa, ia hanya menjawab singkat.

"Tanyakan saja ke penyidik," ungkapnya.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) dan Humas Kejati Riau, Muspidauan saat dikonfirmasi, membenarkan terkait adanya permintaan keterangan terhadap Rudyanto.

"Iya, hari ini yang bersangkutan (Rudyanto) dimintai keterangan terkait dugaan korupsi pengadaan peralatan komputer tingkat SMA dan SMK," sebutnya.

Baca juga: NEGARA Rugi 2 Miliar, Pelimpahan Tahap II Tipikor UED SP di Bengkalis

Baca juga: Kejati Riau Tolak Penangguhan Penahanan Sekdaprov Yan Prana, Tersangka Dugaan Tipikor

Muspidauan menerangkan, penanganan perkara tersebut masih dalam tahap penyelidikan. 

Saat ini, jaksa tengah melakukan pengumpulan bahan keterangan, alat bukti, serta mencari peristiwa pidana dalam kegiatan senilai puluhan miliar tersebut.

Proses permintaan keterangan pun dibeberkannya, masih akan terus berlanjut.

"Semua tergantung kebutuhan penyelidik, jika dibutuhkan maka akan diundang," tuturnya.

Rudyanto bukan kali pertama diperiksa tim jaksa Pidsus Kejati Riau.

Sebelumnya, mantan Kadisdik Riau juga pernah dimintai keterangan sebagai saksi dugaan korupsi pengadaan media pembelajaran (perangkat keras) Informasi Teknologi dan Multimedia untuk jenjang SMA.

Pada kasus ini, telah ditetapkan dua orang tersangka. Mereka dinilai sebagai pihak yang bertanggung jawab atas perkara rasuah senilai Rp23,5 miliar.

( Tribunpekanbaru.com / Rizky Armanda )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved