Breaking News:

Tanah Retak hingga Ada yang Dengar Suara Dentuman, Khawatir, Warga Kosongkan Rumah

Ujum (40) mengakui kondisi rumahnya semakin tidak layak huni. Terlebih lagi di posisi rumahnya terletak di dasar kaki bukit Gunung Baros.

KOMPAS.com/ BUDIYANTO
Warga bergotong royong evakuasi perabotan rumah tangga di Dusun Suradita, Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (13/1/2021).(KOMPAS.com/ BUDIYANTO) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Bencana tanah bergerak di Dusun Suradita membuat warga khawatir.

Telebih terjadi retakan-retakan baru dan ada yang mendengar suara dentuman.  

Masyarakat penyintas bencana tanah bergerak di Dusun Suradita, Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung, Sukabumi, Jawa Barat itu pun mulai mengosongkan rumahnya.

Langkah ini menyusul bangunan rumah yang ditempati semakin tidak layak huni. Beberapa di antaranya dikhawatirkan ambruk.

Terlebih lagi hujan dengan intensitas tinggi sempat mengguyur beberapa jam.

"Kemarin malam kami evakuasi warga, untuk sementara ke kantor desa," kata Kepala Desa Ciengang, Yudius Hidayat Bagja kepada Kompas.com di Dusun Suradita, Rabu (13/1/2021).

Dia menjelaskan, ada empat kepala keluarga (KK) yang dievakuasi ke kantor Desa Ciengang sekitar 4 kilometer dari lokasi Suradita.

Selain itu, ada satu KK yang mengungsi ke rumah anaknya di lain kampung.

Baca juga: UPDATE, 2 Orang Ditahan Terkait Kasus Hilangnya Tangan Kiri Anak Anggota TNI Serda Lili

Warga yang dievakuasi karena kondisi rumahnya semakin mengkhawatirkan. Pada Selasa kemarin, hujan mengguyur dengan intensitas variasi sejak siang hingga petang.

"Kami sudah mengecek kembali, dan ditemukan ada retakan-retakan baru di rumah warga," jelas Yudi.

Halaman
12
Editor: M Iqbal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved