BATAL Divaksin Perdana Hari Ini,Siapa Saja Pimpinan Forkopimda Riau Gagal Disuntik?
Beberapa tokoh di Riau masuk dalam daftar, tapi hari ini tidak jadi disuntik vaksin karena alasan kesehatan. Siapa saja mereka?
Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sejumlah nama tokoh masyarakat dan pimpinan Forkopimda Riau yang sebelumnya masuk dalam daftar penerima vaksin pertama gagal divaksin.
Mereka di antaranya adalah Plh Sekdaprov Riau Masrul Kasmi, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Danlanud Roesmin Noerjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka.
Kemudian, Kajati Riau Mia Amiati dan Ketua DPRD Riau Yulisman.
Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edi Natar Nasution memastikan para tokoh dan pimpinan Forkopimda yang tidak hadir saat pelaksanaan vaksin perdana di Riau tersebut bukan karena menolak untuk divaksin.
Namun nama-nama tersebut belum bisa disuntik vaksin karena terkendala akibat kondisi kesehatanya.
Sehingga, tim medis belum mengizinkan kepada nama-nama tersebut untuk divaksin.
"Memang kemarin ada berapa tokoh yang masuk dalam daftar, tapi hari ini tidak disuntik vaksin,” kata Edi usai menyaksikan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 perdana di Riau di RSUD Arifin Ahmad, Kamis (14/1/2021).
“ Itu semua dilakukan karena adanya perhitungan dan pertimbangan dari aparat medis kita yang sudah memperhitungkan kondisi kesehatannya,"imbuhnya.
"Kondisi ini adalah alasan-alasan pemaaf yang harus kita laksanakan secara bersama-sama," imbuhnya.
Edi mengungkapkan, vaksinasi perdana yang diikuti oleh sejumlah tokoh tersebut dilaksanakan sebagai upaya dari pemerintah untuk meyakinkan kepada masyarakat bahwa vaksin Sinovac Cina ini aman untuk digunakan.
"Ini untuk memberikan keyakinan bahwa vaksin ini aman, kemarin tanggal 13 Januari dilaksanakan dipusat dan presiden menjadi orang pertama yang divaksin, kemudian dilanjutkan di daerah pada hari ini," ujarnya.
Edi berharap, dengan dilaksanakannya vaksin perdana ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat luas agar sama-sama ikut mensukses proses vaksinasi di wilayahnya masing-masing.
"Masyarakat kita harus yakin, bahwa vaksin ini dilaksanakan secara selektif dan aman, harapan kita mudah-mudahan bangsa kita bisa terbebas dari Covid-19," katanya.
( Tribunpekanbaru.com / Syaiful Misgiono)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/vaksinasi-perdana-di-riau.jpg)