Breaking News:

Citizen Journalism

Menguatkan Prinsip Caring bagi Perawat dalam Melayani Pasien BPJS Kesehatan

Prinsip caring yang dijalankan perawat akan mempengaruhi kualitas pelayanan yang diberikan kepada klien.

ist
Ns. Agnes Defvi Romayanti Simarmata, S. Kep, mahasiswi Program Studi Magister, Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia 

Ketiga, seluruh masyarakat mendapatkan perlindungan layanan kesehatan. Harapan pemerintah dengan berjalannya program JKN secara maksimal, maka dapat dikatakan bahwa suatu negara telah mencapai UHC (Universal Health Coverage).

Pelaksanaan program JKN ini tidak akan terlepas dari peranan perawat sebagai bagian integral dari pelayanan kesehatan. Keperawatan juga berperan dalam mengarahkan perilaku sakit klien agar dapat melakukan tindakan positif sebagai upaya untuk meningkatkan derajat kesehatannya.

Peranan penting ini merupakan implikasi atas tanggungjawab perawat dalam melayani kebutuhan pasien selama 24 jam dan sebagai tenaga kesehatan dengan proporsi terbesar.

Data Kementerian Kesehatan RI (2019), menyebutkan bahwa perawat merupakan tenaga kesehatan dengan proporsi terbesar di Indonesia yakni mencapai 345.508 orang (41%).

Peran dan fungsi perawat harus senantiasa berfokus pada falsafah dasar keperawatan, yaitu caring.

Beberapa hasil studi mengemukakan bahwa perilaku caring pada profesi keperawatan merupakan prinsip utama sebagai sebuah ilmu yang menjalin hubungan dengan manusia (Paldanius & Maatta, 2011; Watson, 2009).

Prinsip caring yang dijalankan perawat akan mempengaruhi kualitas pelayanan yang diberikan kepada klien.

Caring menjadikan perawat memandang manusia secara utuh dalam memberikan pelayanan keperawatan. Caring of nursing merupakan sebuah upaya peningkatan mutu pelayanan keperawatan dan keselamatan pasien.

Perilaku caring dalam keperawatan diartikan sebagai sebuah sikap yang lahir dari lubuk hati yang paling dalam, bagian dari etik keperawatan, dan sebagai bentuk profesionalitas perawat dengan fokus pada kebutuhan pasien.

Perilaku caring perawat pada tindakan keperawatan akan memberikan kepuasan kepada pasien.

Kepuasan klien sebagai konsumen merupakan salah satu indikator mutu asuhan keperawatan.

Kualitas pelayanan keperawatan merupakan sikap professional perawat yang memberikan perasaan nyaman terlindungi pada diri setiap pasien yang sedang menjalani proses penyembuhan, dimana sikap merupakan kompensasi sebagai pemberi pelayanan dan diharapkan menimbulkan perasaan puas pada diri pasien.

Kualitas pelayanan keperawatan sangat mempengaruhi kepuasan pasien dalam melakukan kunjungan ulang.

Apabila pelayanan sesuai dengan yang diharapkan, maka kualitas jasa atau pelayanan dipandang baik dan memuaskan, sebaliknya jika jasa atau pelayanan yang diterima tidak memuaskan, maka kualitas jasa atau pelayanan dipersepsikan buruk.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved