Jumat, 24 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Video Berita

VIDEO: Danrem 031 Wirabima Orang Pertama di Riau yang Divaksin: Tidak Ada Rasa Apa-Apa

Sebelum disuntikkan vaksin, M Syeh tampak menjalani pemeriksaan tensi darah. Setelah itu M. Syech langsung menunju ke meja vaksinasi.

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 perdana di Riau resmi digelar, Kamis (14/1/2021).

Pelaksanaan vaksinasi perdana di Riau digelar di ruang serba guna RSUD Arifin Ahmad Riau.

Tampak sejumlah undangan dan awak media sudah memadati ruangan sejak pagi. Begitu juga dengan para tokoh masyarakat yang sudah duduk dikursi barisan paling depan untuk besiap menjalani vaksinasi.

Komandan Korem (Danrem) 031 Wira Bima, Brigjen TNI Muhammad Syeh Ismed menjadi orang pertama di Riau yang disuntikkan vaksin Covid-19 di Riau.

Sebelum disuntikkan vaksin, M Syeh tampak menjalani pemeriksaan tensi darah. Setelah itu M. Syech langsung menunju ke meja vaksinasi.

Disana sudah ada empat petugas vaksin yang sudah menunggu. Petugas kemudian meminta kepada M Syech untuk menyingsingkan lengan baju kirinya. Proses penyuntikan vaksin pun dimulai.

Petugas tampak memperlihatkan botol vaksin ke arah tamu undangan yang hadir sebelum dimasukkan ke penyuntikan.

Setelah itu petugas langsung dikomandoi oleh Ketua Persatuan Penyakit Dalam RSUD Arifin Ahmad, dr Juwanto.

"Tidak ada rasa apa-apa saat disuntikkan, setelah disuntikkan, hampir setengah jam juga tidak ada apa-apa yang kami rasakan, seperti biasa saja, jadi vaksin ini aman digunakan," kata Komandan Korem 031 Wirabima, Brigjen TNI Muhammad Syech Ismet usai menjalani vaksinisasi di Gedung Serbaguna RSUD Arifin Ahmad, Kamis (14/1/2021).

"Kami imbau seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Riau, untuk menerima vaksin ini dengan baik. Semoga dengan adanya vaksin ini Pandemi Covid-19 bisa kita atasi," ujarnya.

M. Syech Ismet ditunjuk menjadi orang pertama di Riau yang divaksin karena Plh Sekdaprov Riau, Masrul Kasmi, yang seharusnya menjadi orang pertama di Riau tidak bisa divaksin karena tensi daranya masih tinggi.

Sehingga petugas kesehatan tidak mengizinkan yang bersangkutan divaksin.

"Memang kemarin ada berapa tokoh yang masuk dalam daftar, tapi hari ini tidak disuntik vaksin itu semua karena aparat medis kita sudah memperhitungkan kondisi kesehatanya. Sebagai contoh, pak Plh Sekda, kemarin masuk dalam daftar, tapi pagi tadi saat dicek tensinya,ternyata berada pada 160/110," kata Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edi Natar Nasution usai menyaksikan pelaksanaan vaksinasi di RSUD Arifin Ahmad. (Syaiful Misgiono)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved