Breaking News:

Pemerkosa dan Pembunuh Nenek 59 Tahun Ditangkap, Latar Belakang Pelaku Memang Parah 

Tersangka adalah pria beristri lima dan sebelumnya pelaku ini dua kali sebelumnya juga pernah melakukan pemerkosaan terhadap dua wanita lemah mental.

Editor: CandraDani
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian SIK MH (tengah) bersama Waka Polres, Kompol Dedy Darwinsyah SE MM (kiri) dan Kasat Reskrim AKP Ferdian Chandra SSos MH, Kamis (14/1/2021), memperlihatkan barang bukti (BB) kasus pemerkosaan dan pembunuhan di Gampong Mesjid Runtoh, Kecamatan Pidie, Senin (11/1/2021) dini hari. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Misteri kematian nenek Zubaidah 59 tahun yang diperkosa lalu dibunuh akhirnya terungkap.

Sebelumnya seorang nenek ditemukan tewas dirumahnya tepatnya di Gampong Mesjid Runtoh, Kemukimam Gampong Lhang, Kecamatan Pidie, Kabupaten, Senin (11/1/2021) dini hari.

Adapun pelaku pemerkosaan dan pembunuhan diketahui bernama Armia (39) tahun yang diketahui sudah beristri lima.

Misteri kasus Nenek Zubaidah yang berusia 59 tahun tersebut terungkap melalui sidik jari pelaku. 

Tersangka ditangkap di rumahnya Gampong Kulam, Kecamatan Simpang Tiga, Rabu (13/1/2021) sekira pukul 13.30 WIB tanpa perlawanan.

Sedangkan dugaan pemerkosaan dan pembunuhan Zubaidah (59) dilakukannya di rumah wanita ini.

Baca juga: Mulut dan Tangan Terikat, Ponakan Temukan Zubaidah Meninggal di Rumahnya 

Baca juga: Pergoki Anak Gadisnya yang 16 Tahun di Kamar Hotel, Sang Ayah Langsung Seret Pria Ini ke Polisi

Warga Gampong Mesjid Runtoh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, membawa jenazah Zubaidah binti Ibrahim ke kompleks pemakaman umum gampong setempat, Senin (11/1/2021).
Warga Gampong Mesjid Runtoh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, membawa jenazah Zubaidah binti Ibrahim ke kompleks pemakaman umum gampong setempat, Senin (11/1/2021). (SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL)

Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian SIK MH, menyampaikan hal ini dalam konferensi pers di Mapolres Pidie, Kamis (14/1/2021).

Didampingi Waka Polres, Kompol Dedy Darwinsyah MM dan Kasat Reskrim AKP Ferdian Chandra SSos MH, Kapolres mengatakan kasus ini terungkap lewat pengembangan dari beberapa bukti di lapangan.

Salah satunya sidik jari pelaku, sehingga tersangka ini ditangkap.

Adapun latar belakang tersangka ini adalah pria beristri lima dan kini beristri tiga.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved