Breaking News:

Siak

Berkas Kasus Karhutla PT DSI dan 2 Korporasi Lain Dilimpahkan ke PN Siak, Senin Depan Sidang Perdana

Kejari Siak sudah melimpahkan kasus karhutla PT DSI beserta PT WSSI dan PT GSM ke PN Siak, menurut rencana sidang bakal digelar 18 Januari nanti.

Ist
Lahan sawit milik PT DSI di perbatasan kampung Sengkemang dan Srigemilang, kecamatan Koto Gasib, Siak terbakar seluas 2 Ha, Selasa (4/2/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak sudah melimpahkan berkas perkara Karhutla PT Duta Seakarya Indah (DSI) ke Pengadilan Negeri (PN) Siak. Jadwal sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan digelar secara virtual, 18 Januari 2021 mendatang. 

Kasi Pidum Kejari Rian D mengatakan, JPU dari Kejati Riau sebanyak 5 orang dan dari Kejari Siak 3 orang. 

JPU dari Kejati adalah Muhammad Zulkifli, Syafril, Wildan Riani, Zurwandi dan Himawan Afrianto Saputra. Sedangkan JPU dari Kejari Siak adalah 3 Rian D,  Fegy Fernandes dan Marya.  

“Pelimpahan ini sudah kita laksanakan pekan lalu. Tinggal mengikuti sidang untuk pembacaan dakwaan,” kata Rian, Jumat (15/1/2021).

Ia menyebut, tersangka pada kasus ini Direktur PT DSI Misno masih ditahan di Mapolsek Koto Gasib.

Baca juga: 2 Petinggi PT DSI Tersangka Kasus Kebakaran Lahan di Siak, 8 JPU Siap Hadapi Persidangan

Komisi II DPRD Siak menggelar RDP dengan PT DSI dan masyarakat, Senin (15/12) lalu di DPRD Siak. Perusahaan ini dituduh warga mencaplok lahan milik warga.
Komisi II DPRD Siak menggelar RDP dengan PT DSI dan masyarakat, Senin (15/12) lalu di DPRD Siak. Perusahaan ini dituduh warga mencaplok lahan milik warga. (tribun pekanbaru)

Pihaknya memastikan Misno tetap berada di dalam sel tahanan Mapolsek Koto Gasib dan tidak mendapat izin untuk keluar. 

“Ada upaya yang dilakukan keluarga tersangka untuk penangguhan namun kita belum bisa mengabulkan,” kata dia.

Selain Misno, tersangka kedua adalah korporasi PT DSI yang diwakili Direktur Utamanya, Darles. Jadi dalam perkara Karhutla ini ada 2 tersangka yakni perorangan Misno dan korporasi. 

Kasus Karhutla di lahan PT DSI itu terbakar lebih kurang 8 Ha. Kejadian kebakaran itu sebanyak 2 kali, yakni pada 27 Januari dan 4 Februari.  Pada kejadian 27 Januari 2020, lahan tersebut terbakar seluas 6 Ha dan 4 Februari 2020 hanya 2 Ha.

Menurut Rian, ada 3 pasal yang didakwakan kepada PT DSI dan Misno, yakni Pasal 98 dan 99 ayat 1 jo 116 ayat 1 huruf A, UU 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan. 

Baca juga: Tersangka dan Barang Bukti Kasus Kebakaran Lahan PT DSI di Siak Diserahkan ke JPU

Halaman
12
Penulis: Mayonal Putra
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved