Sabtu, 11 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

China Kembali Dihantam Virus Corona, Covid-19, Jutaan Orang Diisolasi

China kembali dihantam Virus Coron, Covid-19, Virus yang asal muasalnya dari Wuhan ini kembali menyebabkan jutaan orang di sana di-lockdown.

Editor: Ilham Yafiz
STR / CNS / AFP
Penyemprotan disinfektan di jalan di distrik Gaocheng, yang dinyatakan sebagai daerah berisiko tinggi untuk Covid-19 di Shijiazhuang, di provinsi Hebei, China utara, 15 Januari 2021. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - China kembali dihantam Virus Coron, Covid-19, Virus yang asal muasalnya dari Wuhan ini kembali menyebabkan jutaan orang di sana di-lockdown.

Hampir tiga juta orang diisolasi di China mulai Senin (18/1/2021), setelah lonjakan kasus virus corona baru terkait seorang pemasar keliling di Timur Laut negara itu.

Sejatinya, China sebagian besar telah mengendalikan virus corona. Hanya, peningkatan tajam kasus dalam beberapa minggu terakhir telah mendorong penguncian baru, pembatasan perjalanan, dan pengujian massal.

Mengutip Channel News Asia, hampir tiga juta penduduk dari dua kota di Provinsi Jilin, Timur Laut, berada di bawah tindakan baru, menambah daftar kota dan wilayah yang dikunci untuk mengekang penyebaran virus corona.

Lebih dari 19 juta orang di Timur Laut China sekarang dilarang meninggalkan rumah mereka. Dan dalam beberapa kasus, penduduk hanya bisa keluar untuk berbelanja bahan makanan setiap tiga hari sekali.

Pihak berwenang telah melacak lebih dari 100 infeksi di Provinsi Jilin, setelah mendeteksi seorang pemasar keliling tanpa gejala dari provinsi tetangga Heilongjiang, yang pekan lalu menyatakan keadaan darurat.

Pemasar itu telah melakukan perjalanan ke dua kota berbeda di Jilin yang sekarang terkunci, dan menawarkan perawatan kesehatan untuk penduduk paruh baya dan lanjut usia, menurut pejabat setempat.

Penguncian diperpanjang di area lain

Investigasi telah diluncurkan ke pusat kesehatan yang menjadi tuan rumah lokakarya untuk menentukan, apakah operasi mereka merupakan kegiatan bisnis ilegal.

Perawatan kesehatan yang terkadang memasarkan produk yang diklaim dapat meningkatkan "umur panjang" membidik kelompok-kelompok rentan di China, terutama para lansia.

The People's Daily, surat kabar yang dikelola pemerintah, menerbitkan laporan pada Senin (18/1) yang mengecam lokakarya tersebut sebagai "mempertaruhkan nyawa demi uang, dengan kedok peduli tentang kesehatan orangtua".

Penguncian juga diperpanjang di area lain di Timur Laut China selama akhir pekan, termasuk satu distrik di Harbin, yang saat ini menjadi tuan rumah festival patung es populer yang biasanya menarik banyak wisatawan.

Tetapi, otoritas lokal mencabut penguncian sebagian di dua kota di Provinsi Hebei, yang telah menjadi penyebab sebagian besar kasus dalam beberapa pekan terakhir, meskipun sekitar 12,5 juta penduduk masih diminta untuk tinggal di rumah.

China melaporkan lebih dari 100 kasus baru virus corona selama enam hari berturut-turut, dengan peningkatan infeksi di wilayah Timur Laut memicu kekhawatiran gelombang lain menjelang musim liburan Tahun Baru Imlek.

Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan dalam pernyataan Senin (18/1/2021), sebanyak 109 kasus baru virus corona tercatat pada Minggu (17/1). Angkanya tidak berubah dari sehari sebelumnya.

( Tribunpekanbaru.com )

Artikel ini sebelumnya tayang di Kontan

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved