Breaking News:

Kebijakan Privasi WhatsApp Digugat ke Pengadilan, Perilaku Sewenang-wenang

Kebijakan baru WhatsApp terkait data pengguna mendapat kecaman banyak pihak di sejumlah negara, termasuk di India

LIONEL BONAVENTURE / AFP
Logo Media Sosial Facebook dan layanan pesan seluler WhatsApp. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kebijakan Privasi WhatsApp Digugat ke Pengadilan oleh penggunanya di India.

Kebijakan baru WhatsApp terkait data pengguna mendapat kecaman banyak pihak di sejumlah negara, termasuk di India

Gugatan tersebut disampaikan melalui sebuah petisi hukum yang diajukan ke Pengadilan Tinggi wilayah Delhi.

Petisi tersebut mengatakan bahwa kebijakan berbagi data antara WhatsApp dan Facebook melanggar hak-hak dasar pengguna India.

Selain itu, WhatsApp juga dinilai membahayakan keamanan nasional dengan membagikan, mentransmisikan, dan menyimpan data pengguna di beberapa negara lain.

"WhatsApp telah mengolok-olok hak dasar kami atas privasi," tulis petisi tersebut.

Petisi tersebut juga mengatakan bahwa kebijakan ini adalah perilaku sewenang-wenang dan tidak dapat diterima dalam demokrasi.

Kebijakan ini dikatakan "ultra vires" (di luar kekuasaan) atau tanpa landasan hukum dan bertentangan dengan hak-hak fundamental sebagaimana yang tercantum dalam Konstitusi India.

Sebagai informasi, India diketahui merupakan pasar terbesar WhatsApp.

Jika kebijakan ini benar-benar diterapkan, ini akan berpengaruh pada setidaknya 400 juta pengguna WhatsApp di India.

Halaman
123
Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved