Breaking News:

KRONOLOGI 550 Karung Sarung Tangan Bekas dan 201 Karton Obat Impor Masuk Riau Lewat Rohil

Terdiri dari 550 karung sarung tangan dari karet yang kemungkinan tidak layak pakai (bekas) dan 201 karton obat-obatan yang diduga ilegal

istimewa
Tim Bea Cukai Dumai bekerja sama dengan POM AL Dumai melakukan pemeriksaan terhadap mobil truk yang mengangkut alkes bekas dan obat-obatan ilegal. 

“Diduga merupakan barang impor yang tidak mengindahkan ketentuan kepabeanan," imbuhnya,

Kronologi

Karton obat-obatan yang diduga ilegal yang disita Bea Cukai Dumai.
Karton obat-obatan yang diduga ilegal yang disita Bea Cukai Dumai. (istimewa)

Gatot menerangkan, kronologi kejadian pada Kamis (14/1/ 2021).

Ketika itu Bea Cukai Dumai mendapatkan informasi tentang adanya kapal yang sedang melakukan aktivitas pembongkaran barang impor di sekitar Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau.

"Menindaklanjuti informasi tersebut, sekitar pukul 21.00 tim survelance Bea Cukai Dumai menuju lokasi pembongkaran untuk memastikan kebenaran informasi," sebutnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, setelah menindaklanjuti infomasi tersebut, sekitar pukul 21.45 petugas menemukan dua truk yang dicurigai, kemudian petugas melakukan pembuntutan terhadap kedua truk tersebut, sembari terus melakukan koordinasi.

Diterangkannya, sekitar pukul 01.30 Jumat (15/1/2021), truk tersebut berhenti untuk istirahat dan kemudian bergabung dengan 2 truk lainnya disekitar Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan, Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir.

Pukul 02.00 Tim Bea Cukai Dumai bekerja sama dengan POM AL Dumai melakukan pemeriksaan terhadap mobil truk tersebut.

Tim mengamankan empat buah mobil truk dan barang yang dimuat di dalamnya berupa obat- obatan yang diduga ilegal.

Serta limbah alat kesehatan berupa sarung tangan bekas yang diduga asal impor.

Halaman
123
Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved