Breaking News:

Penolak Vaksin Bakal Dikenakan Sanksi? Pengamat Hukum Singgung Kepercayaan Publik ke Pemerintah

Sumber-sumber yang kredibel di bidang kesehatan akan digunakan pemerintah untuk menepis hoaks soal vaksin Covid-19.

Editor: Firmauli Sihaloho
Tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir
Seorang tenaga kesehatan (nakes) menjalani vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Melur, Pekanbaru, Jumat (15/1/2021). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Saat ini, Indonesia sudah memasuki masa vaksinasi Covid-19.

Vaksinasi terus digesa di seluruh daerah.

Namun, beredar kabar soal sanksi pidana bagi masyarakat yang menolak vaksinasi Covid-19, Advokat Hukum Taufiq Nugroho beri tanggapan.

Sanksi pidana bagi penolak vaksin Covid-19 ini terlihat pada pasal 93 UU Kekarantinaan Kesehatan.

Menurut Taufiq, sanksi pidana itu terlalu berlebihan, jika menjadi langkah utama pemerintah menegakkan kewajiban vaksinasi Covid-19.

"Kalau ini menjadi cara utama untuk menakuti masyarakat, ini terlalu berlebihan," kata Taufiq pada program Kacamata Hukum bertajuk Hukum bagi Penolak Vaksin, Senin (18/1/2021).

Advokat hukum itu menyampaikan sudah terlalu jauh bagi pemerintah jika ingin mengubah soal UU Kekarantinaan Kesehatan itu.

Baca juga: WHO Keluarkan Peringatan: Dunia di Ambang Kegagalan Moral Parah

Baca juga: Jaksa Gesa Proses Pemberkasan Perkara Yan Prana Jaya, Tersangka Dugaan Korupsi Bappeda Siak

Baca juga: PANDUAN Program Indonesia Pintar: Cara Mencairkan Bantuan & CEK Nama di PIP

"Jika ditinjau ulang harus merubah Undang-Undang, sudah terlalu jauh karena sudah disahkan."

"Sudah paripurna menjadi sebuah Undang-Undang yang berlaku, sehingga tidak bisa mengesampingkan begitu saja," jelas Taufiq.

Maka, hanya pihak pemerintah yang nantinya menentukan apakah hukuman pidana akan diberlakukan atau tidak.

Soal Sanksi Pidana bagi Penolak Vaksin Covid-19, Pengamat Hukum: Terlalu Berlebihan
Soal sanksi pidana bagi penolak vaksin Covid-19, advokat hukum Solo Taufiq Nugroho: Terlalu Berlebihan, Senin (18/1/2021).

Baca juga: Ahok Harusnya Dikasih Sanksi, Haji Lulung: Harus Diperiksa, Emang Ahok Siapa?

Baca juga: Diduga Diseret Buaya Saat Ambil Wudhu, Warga Pasaman Masih Dalam Pencarian Tim SAR

Baca juga: China Kembali Dihantam Virus Corona, Covid-19, Jutaan Orang Diisolasi

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved