Jumat, 5 Juni 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Video Viral

Video: Digigit Ular Sanca Korban Banjir Kalimantan Selatan, Begini Tip Melepaskannya

Beredar sebuah video memperlihatkan seekor ular sanca, tengah menggigit kaki seorang pria salah satu korban banjir.

Tayang:
Editor: aidil wardi

TRIBUNPEKANBARU.COM - Banjir yang cukup parah menggenangi beberapa wilayah di Kalimantan Selatan.

Menimbulkan beberapa hewan liar seperti ular yang bermunculan.

Beredar sebuah video memperlihatkan seekor ular sanca, tengah menggigit kaki seorang pria salah satu korban banjir.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Jahri Saleh, Kota Banjarmasin.

Dalam video tersebut, tampak warga mencoba membantu korban melepaskan gigitan ular dengan menyirami air ke tubuh ular.

Berulang kali warga terus menyirami air ke arah ular. Ular itu, terlihat beberapa kali memutarkan badannya.

Namun, ular tersebut tak kunjung melepaskan gigitannya ke kaki pria itu.

Bahkan, salah seorang warga kemudian berusaha melepaskan gigitan ular dari kaki si pria.

"Kencang banget gigitannya ya," kata seorang pria dalam video.

Tip Melepaskan Diri jika Dililit atau Digigit Ular Sanca

Pakar herpetofauna dari Universitas Brawijaya, Nia Kurniawan, menyarankan supaya tidak kaget ketika dililit ular sanca atau ular piton.

Sebab, jika kaget, ular itu akan semakin kencang melilit korban.

Nia Kurniawan menyarankan supaya korban yang terlilit berupaya tetap tenang dan mencari leher ular tersebut.

Jika sudah diketahui letak lehernya, leher ular itu dipegang, kemudian dijauhkan dari tubuh korban.

"Pegang lehernya dulu. Terus dijauhkan. Biasanya kalau lehernya sudah dipegang, nanti ekornya yang mencari lilitan di tubuh kita.

Maka ketika lehernya sudah dipegang, lilitannya segera dilepas dan buang," katanya saat diwawancara di Universitas Brawijaya, Kota Malang beberapa waktu lalu.

Gigitan timbulkan luka robek Namun, jika ular sanca itu menggigit, jangan langsung ditarik. Sebab, gigi ular sanca mengarah ke belakang dan akan menimbukan luka robek pada korban.

"Kalau tergigit di tangan, giginya kan menghadap ke belakang ini. Jadi jangan langsung ditarik, nanti robek kulitnya. Jadi didorong dulu, terus baru dilepaskan," katanya.

Ular sanca memang tidak beracun, tetapi gigitannya akan menimbulkan bakteri. Karena itu, bekas gigitan ular sanca harus tetap mendapatkan penanganan medis.

"Segera ke dokter. Piton memang tidak beracun. Tapi dia tidak pernah sikat gigi jadi ada banyak bakterinya.

Bakteri itu yang menyebabkan pembengkakan dan infeksi sekunder dari gigitan ular itu," ungkapnya.(*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved